Laditha Ilvi Nur Salamah
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Struktur Modal, Transparansi, dan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan pada PT Telkom Indonesia Tbk Periode 2023 Laditha Ilvi Nur Salamah; Maudy Dwi Cahyani; Anna Marina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hubungan konseptual struktur modal terhadap transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan pada PT Telkom Indonesia Tbk Periode 2023 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Struktur modal memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan pendanaan perusahaan serta memengaruhi perilaku manajerial dalam penyajian laporan keuangan. Transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip utama dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang berfungsi menjaga kepercayaan investor dan kredibilitas perusahaan di pasar modal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi literatur (literature review) yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan tahunan perusahaan publik, serta dokumen resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menelaah hubungan konseptual antara struktur modal, transparansi, dan akuntabilitas pelaporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal PT Telkom yang seimbang antara utang dan ekuitas dapat mendorong peningkatan transparansi pelaporan keuangan, karena perusahaan dengan tingkat leverage tertentu memiliki tekanan untuk lebih terbuka terhadap publik dan kreditur. Peningkatan transparansi ini pada akhirnya berkontribusi terhadap terciptanya akuntabilitas yang lebih baik, di mana manajemen perusahaan mampu mempertanggungjawabkan kinerja dan kebijakan keuangannya secara jujur dan objektif. Secara konseptual, penelitian ini menegaskan bahwa struktur modal memiliki hubungan tidak langsung terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan melalui peran transparansi sebagai variabel perantara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan publik dalam menjaga keseimbangan struktur modal serta memperkuat praktik pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan investor serta reputasi perusahaan di BEI.
Pengaruh Kinerja Ekonomi Terhadap Efektivitas Lingkungan Pengendalian Manajemen Pada Perusahaan Transportasi yang Terdaftar di BEI Periode 2021–2023 Tarisa Koesbandi; Sandy Dea Martha; Dwi Nur Anisa; Laditha Ilvi Nur Salamah; Astri Puji Nur Rohma; Anna Marina
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja ekonomi terhadap efektivitas lingkungan pengendalian manajemen pada perusahaan sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Kinerja ekonomi diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), sedangkan efektivitas lingkungan pengendalian manajemen diproksikan dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS melalui uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan ROE secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap BOPO. Selain itu, hasil uji simultan juga menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas lingkungan pengendalian manajemen. Nilai koefisien determinasi sebesar 3,5% mengindikasikan bahwa kemampuan model dalam menjelaskan variabel dependen masih sangat rendah, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja ekonomi yang diukur melalui ROA dan ROE belum mampu menjelaskan efektivitas lingkungan pengendalian manajemen pada perusahaan transportasi selama periode penelitian.