Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Pola Asuh Dalam Parental Attacment ibu dan Anak pada Usia Dini: Fenomenologis Thea Yuliana Anjari; Tita Sapriyanti; Yana Febriati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pola asuh ibu dalam parental attachment pada anak usia dini dan ibu. Kedekatan emosional antara ibu dan anak merupakan faktor penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, penerapan pola asuh yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an diyakini dapat memperkuat hubungan kasih sayang antara ibu dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis, karena berfokus pada pengalaman subjektif dan makna yang dirasakan oleh para informan. Dengan pendekatan fenomenologis ini penelitian melibatkan 30 ibu dengan pengalaman pola asuh beragam Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap interaksi ibu dan anak di lingkungan Taman Qur’an. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyusunan deskripsi tekstural dan struktural, serta penarikan makna esensial pengalaman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi interaksi ibu-anak, dan dokumentasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh pada Tindakan parental attachment yang hangat, konsisten, responsif, serta dilandasi nilai-nilai keagamaan secara signifikan memperkuat kedekatan ibu dan anak. Pola asuh otoritatif menjadi pola paling dominan yang mendukung hubungan harmonis. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan religius, komunikasi lembut, dan keterlibatan ibu dalam aktivitas anak memiliki kontribusi kuat dalam menciptakan hubungan yang aman dan penuh rasa percaya.. Penelitian ini tentu juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemahaman pola asuh berbasis nilai-nilai keislaman yang dapat memperkuat ikatan kasih sayang keluarga sekaligus mendukung pembentukan karakter anak Qur’ani.
Pelatihan Parenting Class: Eksplorasi Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Usia Dini di Tengah Tantangan Era Digital di TPQ Ar Rasyidin: pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat bagi anak usia dini di tengah tantangan era digital. Thea Yuliana Anjari; Tita Sapriyanti; Aisyah Oktavia Siregar; Arnita Fitri; Hera Dwi Kusuma Wardani; Yana Febriati
JURNAL MASYARAKAT NEGERI ROKANIA Vol 7 No 01 (2026): JURNAL MASYARAKAT NEGERI ROKANIA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Rokania

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56313/jmnr.v7i01.515

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat bagi anak usia dini di tengah tantangan era digital. Perkembangan teknologi digital yang pesat memberikan dampak signifikan terhadap pola pengasuhan anak, sehingga diperlukan strategi yang adaptif dan edukatif. Kegiatan dilaksanakan di TPQ Ar Rasyidin Ujungbatu melalui pelatihan parenting class dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan respon peserta. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang tua dengan latar belakang yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait perkembangan anak, dampak teknologi digital, serta strategi pola asuh yang efektif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator penilaian. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 56,7 menjadi 85,5 dengan persentase peningkatan sebesar 28,8%. Orang tua menjadi lebih sadar akan pentingnya pembatasan penggunaan gawai serta peningkatan kualitas interaksi dengan anak. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong refleksi terhadap praktik pengasuhan yang selama ini diterapkan. Secara keseluruhan, pelatihan parenting class terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas orang tua dan mendukung perkembangan optimal anak di era digital. Sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga menjadi faktor penting dalam keberlanjutan hasil kegiatan.
The Role of Parental Mediation on Children's Sustained Attention in Short Video Exposure Tita Sapriyanti; Arnita Fitri; Thea Yuliana Anjari; Aisyah Oktavia Siregar; Ribi Annisa Karimah
Journal of English Language and Education Vol 11, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i3.2464

Abstract

The rapid development of digital technology has increased young children's exposure to short-form video content. Fast-paced visual characteristics (fast visual content) are assumed to influence children's cognitive abilities, particularly sustained attention. However, the role of parental mediation in moderating this relationship remains underexplored. This study aims to analyze the effect of short-form video exposure intensity on sustained attention among children aged 5–6 years and to examine the moderating role of parental mediation. A quantitative approach with a correlational survey design was employed involving 21 children and their parents (n = 21). The instruments included scales of video exposure intensity, sustained attention, and parental mediation. Data were analyzed using linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The findings reveal that the intensity of short-form video exposure has a significant negative effect on children's sustained attention (β = -0.45; p 0.05). Furthermore, parental mediation significantly moderates this relationship (β = 0.30; p 0.05), indicating that parental involvement weakens the negative impact of digital media exposure. These results highlight the importance of active parental involvement as a protective factor in early childhood cognitive development. Therefore, strengthening parental mediation strategies is essential in addressing the challenges of digital media use among young children.
Strengthening Early Childhood Social-Emotional Character through STEAM-Based Learning Thea Yuliana Anjari; Tita Sapriyanti; Aisyah Oktavia Siregar; Arnita Fitri; Hera Dwi Kusuma Wardani
Journal of English Language and Education Vol 11, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i3.2475

Abstract

This study aims to analyze the effect of STEAM-based learning on strengthening the social-emotional character of early childhood. Various studies have examined the application of STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) learning in early childhood education, but the majority still focus on the development of cognitive aspects, creativity, and critical thinking skills. Research that specifically integrates the STEAM approach with strengthening social-emotional character, especially on indicators of cooperation, empathy, emotional control, and social communication, is still very limited, and there is minimal empirical evidence based on experimental designs comparing its effectiveness with conventional learning. The study subjects were 30 children aged 5–6 years who were divided into an experimental class and a control class. Data were collected through observations using a Likert scale instrument based on four social-emotional indicators. The results showed that the experimental class experienced higher improvements than the control class, with a gain value of 1.35 in the experimental class and 0.70 in the control class. Statistical tests showed a significant difference between the two groups. These findings indicate that STEAM-based learning is effective in improving children's social-emotional character through interactive, collaborative, and experience-based activities. Thus, this study fills a research gap by providing empirical evidence that STEAM integration in learning not only contributes to cognitive aspects but also significantly strengthens the social-emotional character of early childhood.
Pelatihan dan pendampingan penggunaan quizizz sebagai media pembelajaran interaktif bagi guru TK Kecamatan Kampar Arnita Fitri; Thea Yuliana Anjari; Aisyah Oktavia Siregar; Tita Sapriyanti; Nadila Zuhdi; Vemi Azzah Asilah
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v4i1.711

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kesiapan dan keterampilan awal guru TK dalam merancang kuis interaktif berbasis Quizizz sebagai media penguatan materi dan asesmen formatif yang menyenangkan. Program melibatkan 45 guru TK negeri dan swasta di Kecamatan Kampar dan dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu analisis kebutuhan, persiapan materi dan instrumen, pelatihan dan praktik terbimbing, evaluasi capaian, serta tindak lanjut. Data dikumpulkan melalui daftar hadir, observasi proses, dokumentasi, telaah produk kuis, diskusi-refleksi, dan angket respons peserta, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam demonstrasi, praktik pembuatan akun, penyusunan soal bergambar, pengaturan waktu dan jawaban, simulasi permainan, serta pengembangan kuis sederhana bertema warna, angka, huruf, dan hewan. Pelatihan juga mengungkap tiga kendala utama, yaitu ketidakmerataan kemampuan digital, keterbatasan perangkat, dan kestabilan jaringan internet. Pendekatan berbasis praktik dan produk memberikan pengalaman langsung yang relevan serta membangun kesiapan awal peserta untuk mengintegrasikan Quizizz secara lebih pedagogis. Namun, karena belum tersedia data pretest-posttest dan rekap kuantitatif penilaian produk, kegiatan ini belum dapat digunakan untuk menyimpulkan peningkatan kompetensi secara kausal. Pendampingan lanjutan, penilaian produk menggunakan rubrik, dan pemantauan implementasi di kelas diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dampak program.