Mardhatilla Najwa Nurhaliza
Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Pada Materi Rasio untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI-B SDN Balonggabus Mardhatilla Najwa Nurhaliza; Wahyu Maulida Lestari; Evi Prayunita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5297

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada materi rasio melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) di kelas VI-B SDN Balonggabus. Subjek penelitian terdiri atas 16 peserta didik, dengan rincian 6 laki-laki dan 10 perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan peserta didik serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Aktivitas guru meningkat dari 91% pada siklus I menjadi 96% pada siklus II, sementara aktivitas peserta didik meningkat dari 55% menjadi 92%. Ketuntasan hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dari 50% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II, melebihi standar ketuntasan klasikal 81%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan kompetitif sehingga efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep rasio serta motivasi belajar peserta didik. Dengan demikian, model TGT layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran matematika di sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV PADA MATERI JUAL BELI SDN BALONGGABUS Mardhatilla Najwa Nurhaliza; Fajar Nur Yasin; Novaria Lailatul Jannah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.14648

Abstract

This study aims to examine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by puzzle media on students' learning outcomes in Social and Natural Sciences (IPAS), particularly on the topic of buying and selling. The study was motivated by classroom conditions in which teacher-centered instruction remained dominant, resulting in suboptimal learning outcomes; preliminary observation showed that 70% of fourth-grade students had not yet achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM). This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design. The participants consisted of 26 students in the experimental group and 25 students in the control group. Data were collected using pretest and posttest instruments and analyzed through normality and homogeneity tests, an independent samples t-test, and N-Gain analysis. The results showed a significance value of 0.002 (< 0.05), with a t-value of 3.211 exceeding the t-table value of 2.010. The experimental group obtained an N-Gain score of 0.72, categorized as high, while the control group obtained an N-Gain score of 0.43, categorized as moderate. Therefore, the TGT model assisted by puzzle media had a significant effect and was more effective in improving students' IPAS learning outcomes on the topic of buying and selling than conventional instruction. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar IPAS peserta didik pada materi jual beli. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi pembelajaran yang masih didominasi oleh peran guru sehingga hasil belajar peserta didik cenderung rendah; data observasi awal menunjukkan bahwa 70% peserta didik kelas IV belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment melalui desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian melibatkan 26 peserta didik pada kelompok eksperimen dan 25 peserta didik pada kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen pretest dan posttest, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05) dengan nilai t-hitung 3,211 yang lebih besar daripada t-tabel 2,010. Kelompok eksperimen memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,72 dengan kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,43 dengan kategori sedang. Dengan demikian, model TGT berbantuan media puzzle berpengaruh signifikan dan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik pada materi jual beli dibandingkan pembelajaran konvensional.