Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desa Bersih Yang Berkelanjutan Melalui Giat Ke- 13 Universitas Negeri Semarang : Pembuatan Bak Sampah Desa Kebumen Esther Phoebe Karina; Dinda Ayu Pratiwi; Fitri Ardiani Saputri; Renatha Maylinda Tampubolon; Tri Puji Lestari; Suci Nur Kholifah; Dwi Fitria Wulan Utami; Dedy Surya Darma; Muhammad Ma'mun Efendi; Yessi Ainurohwati; Yosua Azriel; Rini Fidiyani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5421

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Dusun Karang Sawung masih terjadi akibat keterbatasan sarana pembuangan. Kondisi tersebut berdampak pada menumpuknya sampah di area terbuka serta menurunnya kualitas kesehatan dan kenyamanan pemukiman. Kegiatan bertujuan untuk menyediakan fasilitas bak sampah yang lebih layak guna mendukung kebersihan lingkungan desa. Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, diskusi bersama perangkat desa, serta perencanaan pembuatan bak sampah sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan bak sampah dilakukan secara gotong royong menggunakan material yang lebih kuat dan tahan lama. Kegiatan juga disertai edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan perilaku hidup bersih. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya bak sampah permanen yang lebih memadai dan ditempatkan di lokasi strategis. Masyarakat mulai membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang disediakan sehingga lingkungan tampak lebih bersih dan rapi. Selain itu, partisipasi aktif warga meningkatkan rasa memiliki serta kepedulian terhadap fasilitas yang telah dibangun. Dampak dari kegiatan ini mencakup peningkatan kualitas kebersihan lingkungan serta berkurangnya risiko penyakit. Program ini juga mendukung pencapaian SDGs 3, 11, dan 12 melalui pengelolaan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kebersihan dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan yang baik.
Legal Protection of Children’s Personal Data in The Digital Age in Indonesia A Comparative of Government Regulation Number 17 of 2025 and General Data Protection Regulation Uni Eropa Yessi Ainurohwati; Andry Setiawan
Law Research Review Quarterly Vol. 12 No. 5 (2026): Special Edition Part 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lrrq.v12i5.48097

Abstract

Advances in digital technology increase the risk of misuse of children’s personal data, thereby placing children as a vulnerable group in the digital space. This study aims to analyze the legal protection of children’s personal data under Government Regulation No. 17 of 2025 and compare it with the European Union’s General Data Protection Regulation. The focus of the study lies on the ability of Government Regulation No. 17 of 2025 to provide protection for children’s personal data. This study employs a normative legal methods using a legislative and comparative law approach. The findings indicate that Government Regulation No. 17 of 2025 has established protections through age limits, parental consent, age verification, supervision, and administrative sanctions. However, these provisions remain focused on administrative compliance and are not yet supported by adequate mechanisms for the restoration of children’s rights, including compensation and data deletion, as well as the absence of an independent supervisory authority. This study recommends strengthening aspects of implementation, institutional framework, and recognition of substantive rights so that the protection of children’s personal data can function optimally.