Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Importance of Studying English in Higher Education for SEN: Pathways to Social Mobility and Personal Development Antonia Tefa; Engelbertus Kase; Chamelya Sene
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5772

Abstract

The study purpose was to examine the importance of studying English in higher education for students with Special Educational Needs (SEN), focusing on its role in promoting social mobility and personal development. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving ten SEN students enrolled in English courses at a private university in East Nusa Tenggara. The findings reveal that English proficiency serves as a crucial gateway to economic opportunities, enabling students with SEN to obtain academic qualifications, enhance employability, and prepare for transitions into an increasingly global and digital labor market. English study also contributes to long-term professional resilience by granting access to international networks, remote work opportunities, and global discourses on disability rights. Beyond economic benefits, English learning fosters intellectual growth, self-confidence, autonomy, and the exploration of personal interests. It provides a platform for self-expression, social inclusion, and leadership development supported by inclusive teaching practices. Overall, the study concludes that English learning in higher education plays a transformative role in empowering students with SEN to overcome structural barriers, assert their academic identity, and participate fully as active and equal members of society.
Edukasi Tanaman Obat Keluarga (Toga) Dalam Menurunkan Nyeri Sendi Pada Lansia Di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang: Pengabdian Yohana Teodosia Setu; Joli Riyana Nubatonis; Delice Pobas; Engelbertus Kase
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7140

Abstract

Nyeri sendi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami lansia akibat proses degeneratif yang dapat mengganggu mobilitas dan kualitas hidup. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri sendi adalah pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Namun, pengetahuan lansia mengenai manfaat dan cara pengolahan TOGA masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia tentang pemanfaatan TOGA dalam menurunkan nyeri sendi di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi pengolahan TOGA, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 lansia. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 56,7 dan post-test sebesar 85,3. Peserta juga mampu mengidentifikasi jenis TOGA yang bermanfaat untuk nyeri sendi, seperti jahe, kunyit, sereh, dan daun kelor. Kegiatan edukasi TOGA terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri sendi.