Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Manajemen Sistem Informasi Terhadap Kinerja Operasional dan Pelayanan Pelabuhan (Studi pada Pelabuhan Parepare) Mashudi Gani; Muhammad Arsyad; Djunaidi Djunaidi; Muhammad Afdal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6264

Abstract

The development of information technology encourages ports to improve operational effectiveness and service quality through the implementation of information system management. However, Parepare Port still faces obstacles in data integration, limited human resource competency, and some service processes that are still carried out manually. This study aims to analyze the influence of information system management on operational performance and port services. The research method used a quantitative approach with an associative design, involving all 54 permanent employees through a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression after undergoing validity, reliability, and classical assumption tests. The results showed that information system management had a positive and significant effect on operational performance with a regression coefficient of 0.779 (p = 0.000), and a positive and significant effect on port services with a regression coefficient of 0.841 (p = 0.000). These findings indicate that improving information system management can accelerate work processes, improve data accuracy, strengthen inter-unit coordination, and improve service quality to service users. In conclusion, information system management plays an important role in supporting operational efficiency and improving service quality at Parepare Port. Optimizing information systems, improving human resource competencies, and strengthening digital infrastructure are key to driving sustainable port service performance and quality.
Pengaruh Digital Competence dan Learning Agility terhadap Adaptive Performance melalui Work Engagement pada Karyawan TPK New Makassar Terminal 2 Fachruddin Syah S; Dianita Veronica Lantang; Muhammad Afdal; Wawan Sugianto
Jurnal Ilmiah METANSI ”Manajemen dan Akuntansi” Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/metansi.v9i1.588

Abstract

Transformasi digital pada industri kepelabuhanan menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam menggunakan teknologi, tetapi juga mampu belajar secara cepat, terlibat dalam pekerjaan, dan beradaptasi terhadap perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Digital Competence dan Learning Agility terhadap Adaptive Performance melalui Work Engagement pada karyawan TPK New Makassar Terminal 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan bersifat explanatory research. Sampel penelitian sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Competence dan Learning Agility berpengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement. Digital Competence, Learning Agility, dan Work Engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Adaptive Performance. Selain itu, Work Engagement terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh Digital Competence dan Learning Agility terhadap Adaptive Performance. Nilai R-Square menunjukkan bahwa Digital Competence dan Learning Agility mampu menjelaskan 61,2% variasi Work Engagement, sedangkan Digital Competence, Learning Agility, dan Work Engagement mampu menjelaskan 70,1% variasi Adaptive Performance. Hasil penelitian menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital, kemampuan belajar, dan keterikatan kerja dalam mendukung kemampuan adaptif karyawan pada lingkungan operasional kepelabuhanan yang semakin terdigitalisasi