Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Development Of Basic English Vocabulary Learning Materials Using The Pronuncation Drilling Approach For Student At IPB Cirebon Ghina Fathiyatul Azminah; Naylatul Fadhillah; Jihan Keisyafira; Cici Situmorang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6682

Abstract

Kosakata dan pengucapan memiliki peran penting dalam pembelajaran bahasa Inggris karena berpengaruh pada kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menggunakan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggunaan metode pengeboran dalam membantu meningkatkan kemampuan pengucapan mahasiswa serta mengetahui respons mereka selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Bahasa Inggris di IPB Cirebon. Data dikumpulkan melalui wawancara untuk mengetahui pengalaman belajar mahasiswa secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan pengeboran cukup membantu mahasiswa dalam melatih pengucapan. Mahasiswa menjadi lebih sering mencoba mengucapkan kata dan mulai bisa membedakan bunyi yang hampir sama, terutama melalui latihan minimal pair. Pada awalnya beberapa mahasiswa merasa kurang percaya diri, namun setelah latihan dilakukan secara berulang mereka menjadi lebih terbiasa dan lebih berani berbicara. Keberhasilan metode ini dipengaruhi oleh cara pembelajaran yang jelas, suasana kelas yang mendukung, serta kerja sama antar mahasiswa. Metode pengeboran dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk membantu meningkatkan kemampuan pengucapan bahasa Inggris.
Understanding Students' Difficulties and Motivation in Learning Vocabulary Through an English Song titled Lovin Myself - Ava Max: Penelitian Jeviwnta Septi Zahran; Cici Situmorang; Muhamad Ajidin; Zavier Kevin I
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4710

Abstract

This study was conducted to understand the difficulties, obstacles, and motivations of students in learning English vocabulary through the song “Lovin' Myself” by Ava Max. This study used a descriptive qualitative method, with data collection through an open questionnaire filled out by students who had experience learning vocabulary using the song. The data was then analyzed to identify learning experiences, challenges faced by students, and the impact of the song on their motivation and vocabulary comprehension. The results showed that this song served as an effective learning medium to increase students' interest and motivation because it created a more relaxed, light, and enjoyable learning environment and was often integrated into daily activities. Students found that it was easier to remember vocabulary through the rhythm, repeated lyrics, and sentence context in the song. In addition, several respondents began to improve their independent learning strategies, such as guessing the meaning of words from context before consulting a dictionary. However, this study also identified several challenges that students still frequently encounter, including fast song tempo, unclear pronunciation, and the presence of idiomatic vocabulary that is difficult to understand without additional explanation. This evidence shows that songs have great potential as vocabulary learning tools, but still need to be combined with supporting strategies.
Pengembangan Model Manajemen Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Kompetensi Digital Guru Sekolah Dasar Ade Sastrawijaya; Cici Situmorang; M Febrian Adi Guna
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7527

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru sekolah dasar memiliki kompetensi digital yang memadai untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Manajemen Pembelajaran Digital yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan: analisis kebutuhan, perancangan model, pengembangan produk, validasi ahli, uji coba implementasi, evaluasi, dan revisi model. Instrumen penelitian meliputi kuesioner kompetensi digital guru, lembar validasi ahli, dan instrumen observasi. Subjek penelitian berjumlah 90 guru sekolah dasar dari berbagai satuan pendidikan. Model dikembangkan berdasarkan kerangka DigCompEdu dan terdiri atas lima domain utama: literasi informasi dan data, pedagogi digital, asesmen digital, kolaborasi dan komunikasi digital, serta etika-keamanan digital. Hasil uji validitas ahli menunjukkan model sangat layak digunakan (S-CVI/Ave = 0.97), sedangkan reliabilitas instrumen kompetensi digital berada pada kategori sangat tinggi (Cronbach Alpha = 0.89). Implementasi model melalui pelatihan berbasis blended learning menghasilkan peningkatan signifikan pada kompetensi digital guru yang terlihat dari perbedaan skor pre-test dan post-test. Evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa guru merasa model ini praktis, relevan, dan mudah diterapkan dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, model manajemen pembelajaran digital yang dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar dan potensial untuk diimplementasikan secara lebih luas di sekolah-sekolah. Model ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung percepatan transformasi digital pendidikan dasar di Indonesia.