Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Laki-Laki Sebagai Pelindung Dan Pemelihara Dalam Tafsir Lintas Mazhab Heri Iswandi; Indra Kusdiana; Aman Sobirin; Abdur Rauf
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6564

Abstract

Tulisan ini membahas konsep laki-laki sebagai qawwam (pelindung dan penanggung jawab) terhadap perempuan sebagaimana disebut dalam QS An-Nisa: 34, dengan menelusuri penafsiran dari berbagai mazhab Islam, baik Sunni maupun Syiah, sejak masa klasik hingga kontemporer. Kajian ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang posisi laki-laki tidak tunggal, melainkan beragam: sebagian menafsirkannya sebagai bentuk tanggung jawab sosial, bukan dominasi hierarkis. Pendekatan tafsir kontekstual modern menekankan bahwa ajaran Islam dapat mendukung relasi gender yang lebih setara dan adil.
Pendekatan Tematik Atau Maudhui Dalam Kajian Hadist Heri Iswandi; Maryono Maryono; Misbah Misbah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6791

Abstract

Artikel ini membahas metode kajian hadist secara tematik (maudhui), yakni dengan mengumpulkan hadist-hadist yang berkaitan dengan satu topik tertentu. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami makna hadist secara menyeluruh melalui pengkajian hadis-hadis lain yang memiliki tema sejenis, serta menganalisis hubungan di antara hadis-hadis tersebut. Dengan demikian, diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai topik yang dibahas. Adapun tahapan dalam kajian hadis tematik dimulai dari penentuan isu atau tema yang akan dikaji. Setelah itu, dilakukan pengumpulan hadist-hadist yang relevan, diikuti dengan pengelompokan berdasarkan kategori tertentu. Selanjutnya, dilakukan kajian terhadap sanad dengan menelusuri latar belakang perawi, baik dari sisi integritas pribadi maupun kapasitas keilmuannya. Penelitian juga mencakup analisis matan hadis untuk memastikan tidak terdapat kecacatan (illat) atau kejanggalan (syaz). Langkah berikutnya adalah mengkaji tema-tema yang memiliki makna serupa, membandingkan penjelasan (syarah) dari para ulama terhadap hadist-hadist tersebut, serta memperkaya kajian dengan dalil lain baik berupa hadist tambahan maupun ayat Al-Qur’an yang mendukung. Seluruh hasil penelitian tersebut kemudian disusun secara sistematis dan ditutup dengan penarikan kesimpulan.