Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendekatan Tematik Atau Maudhui Dalam Kajian Hadist Heri Iswandi; Maryono Maryono; Misbah Misbah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6791

Abstract

Artikel ini membahas metode kajian hadist secara tematik (maudhui), yakni dengan mengumpulkan hadist-hadist yang berkaitan dengan satu topik tertentu. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami makna hadist secara menyeluruh melalui pengkajian hadis-hadis lain yang memiliki tema sejenis, serta menganalisis hubungan di antara hadis-hadis tersebut. Dengan demikian, diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai topik yang dibahas. Adapun tahapan dalam kajian hadis tematik dimulai dari penentuan isu atau tema yang akan dikaji. Setelah itu, dilakukan pengumpulan hadist-hadist yang relevan, diikuti dengan pengelompokan berdasarkan kategori tertentu. Selanjutnya, dilakukan kajian terhadap sanad dengan menelusuri latar belakang perawi, baik dari sisi integritas pribadi maupun kapasitas keilmuannya. Penelitian juga mencakup analisis matan hadis untuk memastikan tidak terdapat kecacatan (illat) atau kejanggalan (syaz). Langkah berikutnya adalah mengkaji tema-tema yang memiliki makna serupa, membandingkan penjelasan (syarah) dari para ulama terhadap hadist-hadist tersebut, serta memperkaya kajian dengan dalil lain baik berupa hadist tambahan maupun ayat Al-Qur’an yang mendukung. Seluruh hasil penelitian tersebut kemudian disusun secara sistematis dan ditutup dengan penarikan kesimpulan.
PENDEKATAN LIVING HADIS Marno Dadiono; Meliza Meliza; Misbah Misbah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6950

Abstract

Pendekatan Living Hadis merupakan paradigma baru dalam kajian hadis yang menempatkan hadis tidak hanya sebagai teks normatif, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang hidup dan berinteraksi di tengah masyarakat Muslim. Jurnal ini bertujuan untuk menguraikan dasar konseptual, sejarah perkembangan, serta metode penelitian dalam pendekatan Living Hadis. Melalui telaah literatur terhadap karya-karya ulama kontemporer seperti Sahiron Syamsuddin, M. Mansur, dan M. Yusuf Rahman, ditemukan bahwa Living Hadis berfokus pada bagaimana masyarakat mempraktekkan, menafsirkan, dan memaknai hadis dalam konteks budaya dan ruang sosial tertentu. Pendekatan ini lahir sebagai respon terhadap keterbatasan studi tekstual tradisional yang cenderung normatif. Dengan demikian, Living Hadis memperluas ranah kajian hadis menjadi lebih empiris dan interdisipliner, melibatkan ilmu sosial seperti antropologi, sosiologi, dan fenomenologi dalam memahami “kehidupan” hadis di masyarakat
Kontruksi Gender Dalam Hadits: Analisis Hermeneutika Terhadap Laki-Laki Dan Perempuan Nur Syafiqah; Abdillah Hasan; Misbah Misbah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6952

Abstract

Kajian gender dalam hadis merupakan isu penting dalam diskursus keislaman kontemporer, terutama terkait relasi laki-laki dan perempuan. Pemahaman hadis yang bersifat tekstual sering kali melahirkan konstruksi gender yang bias dan kurang kontekstual. Penelitian ini menganalisis konstruksi gender dalam hadis melalui pendekatan hermeneutika dengan metode studi kepustakaan. Pendekatan ini digunakan untuk memahami konteks historis, sosial, dan budaya hadis serta relansinya dengan realitas kekinian. Hasil kajian menunjukkan bahwa bias gender dalam sebagian hadis lebih disebabkan oleh penafsiran tekstual dan konteks patriarkal, bukan oleh ajaran normatif Islam. Oleh karena itu, pendekatan hermeneutika memungkinkan pemahaman hadis yang lebih adil, proporsional, dan mencerminkan nilai keadilan serta kesetaraan gender.
Metodologi Penelitian Hadis ( Teknik, Syarat Penelitian Hadist Periode Klasik-Kontemporer) Nur Aisyah; Ahmad Saleh Rambe; Misbah Misbah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7184

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis evolusi metodologi penelitian hadis dari periode klasik hingga kontemporer, dengan fokus pada teknik periwayatan, syarat-syarat periwayat, serta metode verifikasi sanad dan matan. Penelitian ini mengkaji secara komparatif pendekatan klasik seperti takhrij, kritik sanad, dan kritik matan, serta pendekatan kontemporer seperti studi tematik, historis-kritis, filologis, antropologis, dan living hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem periwayatan dan metodologi klasik telah membangun fondasi ketat dalam menjaga otentisitas hadis, sementara pendekatan kontemporer memperkaya kajian dengan perspektif multidisipliner. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi antara metodologi klasik dan kontemporer diperlukan untuk merespons tantangan keilmuan modern sekaligus menjaga otoritas teks keagamaan.
Sejarah Penulisan Dan Pembukuan Hadis Dan Ulama Periwayat Aman Sobirin; Aminullah Aminullah; Misbah Misbah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7231

Abstract

Tujuan pada penulisam ini ialah untuk menegtahui perjalanan tentang sejarah dan pembukuan hadist dimasa lampau hingga masa sekarang. Tujuan lain ialah untuk menegtahui perkembangannya hadist yang tidak secara langsung terkodifikasi dengan sempurna sebagaimana dahulu alquran dibukukan karena banyak perselisihan serta keraguan para sahabat dalam menulis dan membukukan hadist. Metode didalam penelitian ini ialah penelitian Kepustakaan atau penelitian literature berisi teori-teori yang relevan masalah penelitian direkam oleh peneliti, data dikumpulkan dan dianalisis seluruhnya dari literature bahan dokumenter lainnya seperti tulisan di surat kabar atau media lainnya saat ini dan diteliti. Berdasarkan penelitian ini hasilnya ialah Perkembangan hadis pada Rasulullah masyarakat umat Islam masih terbilang kurang memahami hadis maupun menulis hadis Para sahabat dalam menjaga dan menghafal hadis secara akurat, yaitu dengan penghafalan, merekam, dan praktik. adanya masalah penulisan hadis, di antaranya yang pernah dilakukan oleh: Urwah, Al-Akhfasy, Al-Qa’nabi, Yahya bin Abu Katsir. Dalam pembukuan hadis ada beberapa periode yaitu dintaranyan Periode Pra Khulafa' Ar-Rasyidin, Periode Abad II dan III Hijriah hingga sampai Periode (656 H-Sekarang).