Dahlia Dahlia
Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Phlebitis Pada Lansia Yang Mendapatkan Terapi Infus Perifer Dan Antibiotik Iritatif Dahlia Dahlia; Haryanto Haryanto; Imran Imran; Suriadi Jais
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6685

Abstract

Phlebitis merupakan komplikasi umum terapi infus perifer, dan risiko meningkat pada pasien lansia yang memiliki fragilitas vena serta pada pemberian antibiotik iritatif. Scoping review ini bertujuan memetakan bukti terkait kejadian, faktor risiko, pencegahan, dan penatalaksanaan phlebitis pada lansia yang menerima infus perifer dengan antibiotik iritatif. Pencarian dilakukan pada PubMed, Scopus, CINAHL menggunakan kerangka PRISMA-ScR. Sebanyak 12 artikel masuk dalam sintesis. Angka kejadian phlebitis berkisar 12–45%, dengan Vancomycin menjadi antibiotik iritatif yang paling sering menyebabkan phlebitis. Faktor risiko meliputi usia lanjut, ukur­an kateter besar, durasi pemasangan >72 jam, lokasi pemasangan di area fleksi, serta pH/osmolaritas ekstrem antibiotik. Strategi pencegahan mencakup penggunaan kateter kecil, lokasi vena yang tepat, pengenceran antibiotik, infus lambat, dan pemantauan menggunakan VIP score. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai standar pengenceran antibiotik pada lansia serta intervensi pencegahan berbasis teknologi
Scoping Review: Prevalensi Obesitas di Indonesia dan Faktor Risikonya Berdasarkan Data Nasional Haryanto Haryanto; Dahlia Dahlia; Imran Imran; Suriadi Jais
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7292

Abstract

Obesitas menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dengan tren peningkatan prevalensi selama beberapa dekade terakhir. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018, prevalensi obesitas nasional mencapai sekitar 21,8% pada orang dewasa (IMT ≥ 27) dan prevalensi obesitas sentral juga meningkat sekitar 31%. Tren dari 2007 hingga 2018 menunjukkan peningkatan obesitas dari angka yang lebih rendah di tahun-tahun sebelumnya. Faktor risiko obesitas di Indonesia meliputi usia, jenis kelamin, urbanisasi, pendidikan, pola makan, aktivitas fisik, dan status sosial ekonomi. Studi juga menunjukkan disparitas geografis dan sosial ekonomi dalam distribusi obesitas. Temuan ini menggarisbawahi perlunya strategi kesehatan masyarakat yang komprehensif untuk pencegahan dan pengendalian obesitas di Indonesia.. Penelitian ini menganalisis prevalensi obesitas di Indonesia beserta faktor risiko seperti perbedaan urban-rural, jenis kelamin, dan usia, menggunakan data kuantitatif dari survei nasional dan studi terkini. Data menunjukkan prevalensi obesitas tinggi dan terus meningkat, dengan odds ratio (OR) yang signifikan untuk faktor-faktor tertentu. Analisis statistik menggunakan chi-square dan odds ratio menegaskan hubungan signifikan antara faktor risiko dan obesitas. Sumber data meliputi RISKESDAS 2018, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Profil Kesehatan Indonesia 2023, dan studi peer-reviewed. Temuan ini menyoroti kebutuhan intervensi kesehatan masyarakat untuk mengatasi epidemi obesitas di Indonesia, dengan penambahan data terbaru dari sumber nasional untuk memperkaya analisis