Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pesan Human Interest dalam Kampanye ‘Everyone Can Be Cool ’ Terhadap Citra Merek RUCAS di TikTok Aisyah Ali; Fanesa Ramadhania; Rina Pebriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6717

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, mendorong merek untuk mengadopsi strategi Digital Public Relations yang berorientasi pada kedekatan emosional audiens. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah pesan human interest yang menekankan nilai kemanusiaan, keaslian, dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari. RUCAS sebagai merek fesyen lokal Indonesia menerapkan pendekatan ini melalui kampanye “Everyone Can Be Cool” di TikTok dengan menampilkan individu non-selebritas sebagai representasi audiens nyata, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih autentik dan mudah diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pesan human interest terhadap citra merek RUCAS di TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 100 pengguna TikTok yang pernah melihat kampanye tersebut. Pemilihan responden dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji hubungan antara variabel pesan human interest dan citra merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan human interest berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek RUCAS di TikTok. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,589 menunjukkan bahwa pesan human interest memberikan kontribusi yang cukup besar dalam membentuk citra merek. Temuan ini menegaskan bahwa strategi Digital Public Relations berbasis pesan human interest efektif dalam membangun citra merek yang positif dan relevan bagi audiens media sosial, khususnya pada platform TikTok.
STRATEGI KOMUNIKASI MAHASISWA KKN DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KELURAHAN SEBELAS ILIR KOTA PALEMBANG Syarifa Zahra; Nadira Indrianita; Lia Amanda; Aisyah Ali; Henny Yusalia
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i2.1773

Abstract

The Community Service Program (KKN) represents the implementation of students academic knowledge through direct engagement with society. In the context of rapid digital development, communities are required to possess adequate digital literacy skills to filter information and use technology wisely. However, in reality, many people still lack sufficient understanding of digital media, particularly in dealing with hoaxes and online fraud. This study aims to analyze the communication strategies employed by KKN students in improving digital literacy among the community in 11 Ilir Subdistrict, Palembang City. This research uses a qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques based on KKN activity logbooks. The results show that the communication strategies applied by students were carried out through interpersonal and participatory approaches, such as door-to-door socialization, assistance for MSMEs in using QRIS, and the use of social media as a public communication tool. The implemented programs were able to improve community understanding in filtering information and encourage the use of digital technology in daily life. Although there were several technical challenges in the field, the communication strategies were considered effective in gradually enhancing the community’s digital literacy. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Dalam konteks perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, masyarakat dituntut memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar dapat menyaring informasi serta memanfaatkan teknologi secara bijak. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami penggunaan media digital, khususnya dalam menghadapi hoaks dan penipuan online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi mahasiswa KKN dalam meningkatkan literasi digital masyarakat di Kelurahan 11 Ilir Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang bersumber dari logbook kegiatan KKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan mahasiswa dilakukan melalui pendekatan interpersonal dan partisipatif, seperti sosialisasi door to door, pendampingan UMKM dalam penggunaan QRIS, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Program yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilah informasi serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat kendala teknis di lapangan, strategi komunikasi yang digunakan dinilai cukup efektif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat secara bertahap.