Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIFFERENCES IN BURNOUT AMONG NURSES WORKING IN OUTPATIENT, INPATIENT, AND EMERGENCY DEPARTMENT UNITS AT IMANUEL WAY HALIM HOSPITAL Evryna Sipahutar; Bayu Anggileo Pramesona; Septia Eva Lusina; Rika Lisiswanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout among nurses varies across hospital units, with emotional exhaustion particularly higher in the emergency department due to acute workload. This study compared burnout rates among nurses in the outpatient, inpatient, and emergency departments of Imanuel Way Halim Hospital. Using a comparative cross-sectional design, 115 nurses were selected proportionally from a population of 161 through stratified random sampling. Burnout was measured using the Maslach Burnout Inventory-Human Services Survey (MBI-HSS; 22 items, three dimensions), analyzed using the Kruskal-Wallis test and post-hoc Bonferroni test after normality testing. Results showed a significant difference only in emotional exhaustion (H = 7.559, p = 0.023), with the highest score in ED nurses (mean = 41.00) versus inpatient (34.01) and outpatient (35.89); post-hoc analysis confirmed the inpatient-ER difference (p = 0.006). Depersonalization and personal accomplishment did not differ (p > 0.05). The conclusion emphasizes specific interventions for emotional exhaustion in the ED through staffing adjustments and psychosocial support, addressing unit-specific risks in Indonesian type B hospitals.
Burnout Perawat di Rawat Jalan, Rawat Inap, dan IGD di Indonesia: Tinjauan Pustaka: Evryna Sipahutar, Bayu Anggileo Pramesona , Septia Eva Lusina, Rika Lisiswati Evryna Sipahutar; Bayu Anggileo Pramesona
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v13i1.pp1-15

Abstract

Burnout pada perawat merupakan masalah kesehatan kerja yang berdampak pada kesehatan mental/fisik individu, mutu asuhan, dan kinerja organisasi. Kajian ini menelaah perbedaan tingkat burnout antar-setting pelayanan (rawat jalan, rawat inap, dan IGD) di Indonesia serta faktor determinan, dampak, dan strategi mitigasinya. Artikel ini adalah tinjauan pustaka sistematik yang dirancang menggunakan kerangka PICOS. Pencarian literatur dilakukan pada basis data ilmiah utama dengan kombinasi kata kunci terkait burnout, perawat, setting layanan, dan Indonesia. Proses seleksi meliputi skrining judul/abstrak, full-text review independen, dan ekstraksi data terstruktur; total studi yang memenuhi kriteria tercatat pada tahap akhir tinjauan. Analisis studi yang diikutsertakan menunjukkan heterogenitas prevalensi dan keparahan burnout antar-unit: beberapa penelitian melaporkan skor burnout tertinggi pada IGD, sedangkan studi lain menemukan proporsi moderat/tinggi lebih besar pada perawat rawat inap. Faktor risiko bersifat multikausal, meliputi demografi, masa kerja, kapasitas koping, beban kerja kuantitatif/kualitatif, kompleksitas tugas klinis, konflik peran, iklim organisasi, dan dukungan sosial, dengan tekanan tambahan selama pandemi. Dampak meliputi gangguan mental/fisik, penurunan fungsi kognitif, penurunan kualitas pelayanan, dan konsekuensi organisasi seperti turnover. Burnout perawat bervariasi antar setting dan memerlukan respons multipronged.