Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pharmaceutical Care dan Dampaknya terhadap Kepuasan Pasien di Apotek Kota Makassar Andi Ameilia Sari Riandika; Rieka Nurul Dwi Anggraeni; Fauziah Hasdin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7213

Abstract

Perkembangan praktik kefarmasian menuntut apoteker untuk menerapkan pharmaceutical care yang berorientasi pada pasien guna meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien di apotek komunitas. Namun, implementasi pharmaceutical care di apotek masih bervariasi dan belum seluruhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat implementasi pharmaceutical care serta pengaruhnya terhadap kepuasan pasien di apotek Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan metode cross-sectional. Sampel terdiri dari 120 pasien apotek yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat implementasi pharmaceutical care berada pada kategori baik (skor rata-rata 4,00 ± 0,49), sementara tingkat kepuasan pasien berada pada kategori puas (skor rata-rata 4,10 ± 0,47). Analisis regresi menunjukkan bahwa implementasi pharmaceutical care berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien (β = 0,682; p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 46,5%. Implementasi pharmaceutical care berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di apotek Kota Makassar. Peningkatan kualitas penerapan pharmaceutical care berpotensi meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian.
Target Molekuler Dalam Farmakoterapi Gagal Jantung: Implikasi Terhadap Pengembangan Terapi Jantung Modern Rieka Nurul Dwi Anggraeni; Andi Ameilia Sari Riandika
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4675

Abstract

Gagal jantung merupakan sindrom klinis kompleks yang melibatkan perubahan hemodinamik, seluler, dan molekuler, serta menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Perkembangan farmakoterapi modern menunjukkan pergeseran paradigma dari terapi simptomatik menuju terapi berbasis target molekuler. Artikel ini bertujuan untuk mengulas target molekuler utama dalam farmakoterapi gagal jantung dan implikasinya terhadap pengembangan terapi modern. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif dengan analisis publikasi ilmiah dari tahun 2016–2026 melalui basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa jalur molekuler utama yang menjadi target terapi meliputi sistem renin–angiotensin–aldosterone (RAAS), sistem saraf simpatis, jalur natriuretic peptide, transporter glukosa SGLT2, serta jalur inflamasi dan fibrosis miokard. Terapi modern seperti ARNI dan inhibitor SGLT2 menunjukkan efek kardioprotektif melalui mekanisme pleiotropik, sementara biomarker molekuler dan farmakogenomik mendukung pendekatan precision medicine. Kesimpulannya, integrasi target molekuler dalam farmakoterapi gagal jantung memberikan peluang pengembangan terapi yang lebih efektif dan individualisasi terapi berbasis karakteristik molekuler pasien.