Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Klasifikasi Tafsir Berdasarkan Sumber: Studi Komparatif Antara Tafsir Bil-Ma’tsur dan Tafsir Bi al-Ra’yi Alfin Camelia; Siti Khoirun Nisa'; Aldina Fauziyah; Muhammad Shohib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam klasifikasi metodologi tafsir Al-Qur'an berdasarkan sumber rujukan utamanya, yaitu Tafsir Bil-Ma’tsur dan Tafsir Bi al-Ra’yi. Sebagai sumber hukum utama dalam Islam, Al-Qur'an memerlukan penjelasan (tafsir) agar pesan-pesan universalnya dapat diimplementasikan. Tafsir Bil-Ma’tsur menitikberatkan pada otoritas riwayat yang berasal dari Al-Qur'an itu sendiri, sunnah Nabi, perkataan sahabat, dan tabi’in. Sebaliknya, Tafsir Bi al-Ra’yi mengandalkan ijtihad akal dan analisis linguistik serta filosofis. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka (library research), penelitian ini mengeksplorasi karakteristik, validitas, serta perdebatan di kalangan ulama mengenai legalitas penggunaan rasio dalam menafsirkan teks suci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keduanya memiliki landasan epistemologis yang berbeda, sinergi antara riwayat yang sahih dan nalar yang sehat merupakan keniscayaan dalam menghasilkan tafsir yang kontekstual namun tetap berada dalam koridor syariat. Serta menegaskan bahwa kedua metode tersebut juga saling melengkapi dalam memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap Al-Qur’an. Penggabungan antara pendekatan riwayat dan rasional menjadi penting untuk menghasilkan penafsiran yang mendalam, kontekstual, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Asbab An-Nuzul Qs. Al-Baqarah [2]:256 Dan Implikasinya Terhadap Konsep Toleransi Beragama Siti Mabruroh; Muhammad Shohib
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4670

Abstract

Artikel ini mengkaji asbāb an-nuzūl QS. Al-Baqarah [2]:256 dan implikasinya terhadap konsep toleransi beragama dalam perspektif Al-Qur’an. Kajian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pemahaman parsial terhadap ayat-ayat toleransi yang sering dilepaskan dari konteks historis penurunannya, sehingga melahirkan sikap ekstrem, baik yang terlalu permisif maupun eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa Al-Qur’an, kitab asbāb an-nuzūl, serta tafsir klasik dan kontemporer yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menempatkan teks ayat, konteks sosial penurunan, dan pandangan para mufassir dalam satu kesatuan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Baqarah [2]:256 diturunkan sebagai respons atas peristiwa sosial di masyarakat Madinah yang plural, khususnya terkait larangan pemaksaan agama. Implikasi asbāb an-nuzūl ayat ini menegaskan bahwa toleransi beragama dalam Islam berlandaskan pada kebebasan berkeyakinan dan penolakan terhadap pemaksaan, namun tetap memiliki batas yang jelas, yakni tidak mengarah pada relativisme agama. Dengan demikian, pemahaman asbāb an-nuzūl menjadi landasan penting dalam merumuskan konsep toleransi beragama yang kontekstual dan proporsional.
Pendidikan Islam Moderat dalam Membangun Karakter Toleransi Siswa MTsN 2 Lamongan Ayu Maslikha S; Muhammad Shohib
Pedagogik Vol. 4 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i2.2075

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam moderat kepada siswa sebagai upaya membangun karakter toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan proses pendidikan Islam moderat serta implementasinya dalam membentuk karakter toleransi siswa di MTsN 2 Lamongan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam, guru Bimbingan dan Konseling, serta siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 2 Lamongan telah menerapkan pendidikan Islam moderat secara baik melalui pengintegrasian nilai-nilai Islam moderat dalam kurikulum, proses pembelajaran, dan pembinaan karakter. Implementasi dilakukan melalui penanaman nilai moderasi oleh guru PAI, penguatan moderasi beragama oleh guru BK, serta pembiasaan dialog dan kerja sama antarsiswa dari berbagai latar belakang organisasi Islam. Penerapan nilai tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), dan tawazun (keseimbangan) terbukti mampu membentuk karakter siswa yang toleran, saling menghargai, berempati, dan mampu hidup berdampingan secara harmonis.