Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seksual Remaja Pada Siswa–Siswi Kelas XII SMA Negeri 2 Kefamenanu Ni Wayan Ruci Radha Ningsih; Gottfrieda Patiencia Taeng-Ob Adang; Halena Meldy Asa; Arley Sadra Telussa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia transisi menuju dewasa yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko apabila tidak memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi yang memadai. Kurangnya pemahaman mengenai anatomi reproduksi, kontrasepsi, dan Infeksi Menular Seksual (IMS) dapat memengaruhi perilaku seksual remaja. SMA Negeri 2 Kefamenanu menjadi lokasi penelitian untuk menilai hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan perilaku seksual remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja pada siswa- siswi kelas XII SMA Negeri 2 Kefamenanu. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross- sectional. Sampel terdiri dari 257 siswa-siswi kelas XII yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi tinggi (89,9%). Sebanyak 84,4% responden memiliki perilaku seksual tidak berisiko. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja. penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja. Semakin tinggi pengetahuan kesehatan reproduksi, semakin rendah kecenderungan remaja melakukan perilaku seksual berisiko. Oleh karena itu, edukasi kesehatan reproduksi perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.
In Vitro Antibacterial Activity Test of Ethanolic Extract of Kersen (Muntingia calabura L.) Leaves Against the Growth of Escherichia coli Abigail Eugelia Veterine Angsar; Rr Listyawati Nurina; Gottfrieda Patiencia Taeng-Ob Adang; Arley Sadra Telussa
Cendana Medical Journal Vol 13 No 2 (2025): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v13i2.27195

Abstract

Background: Diarrhea is a global health problem that causes millions of deaths every year. Treating diarrhea often involves the use of antibiotics, but antibiotic resistance is a serious problem. Cherry plants (Muntingia calabura L.) has been used traditionally to treatt infections . This research can provide new insights regarding the potential of using cherry plants as an alternative for treating bacterial infections without relying only on antibiotics. Objective: To determine the antibacterial activity of ethanol extracts from the cherry leaves (Muntingia calabura L.) against the Escherichia coli growth. Methods: This research is using a true experimental method with a post-test only control group design. The bacteria used is Escherichia coli with 8 treatment groups, the positive control group using ciprofloxacin, the negative control group using sterile aquadest, and six concentrations of cherry leaf extract treatment groups. The data was analyse with One Way Anova test. Results and Discussion: Inhibition zones produced at the concentrations of 100%, 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, 3.125% measuring 15.39 mm ; 14.02 mm; 11.82 mm; 10.82 mm; 9.64 mm; 8.32 mm , indicating strong to moderate antibacterial effects. Conclusion: Ethanol extracts of cherry leaves (Muntingia calabura L.) exhibit antibacterial activity against Escherichia coli in vitro. Keywords: Ethanol Extracts from Cherry Leaves, Antibacterial Activity, Escherichia coli, in vitro.