Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepala Tata Usaha Dalam Menjaga Keandalan Sarana Olahraga Sekolah Dewi Lestari; Riski Safitri; Nurul Amila Shalehah
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan jasmani di sekolah sangat bergantung pada ketersediaan dan keandalan sarana olahraga yang memadai. Namun, dalam praktiknya banyak sekolah menghadapi kendala berupa sarana yang rusak, tidak terpelihara, atau kurang digunakan secara optimal. Salah satu komponen kunci dalam menjaga keandalan fasilitas tersebut adalah Kepala Tata Usaha (KTU), yang memiliki tanggung jawab dalam perencanaan, pengelolaan, dan koordinasi operasional. Penelitian ini penting dilakukan sebagai upaya untuk memahami sejauh mana peranan KTU dalam menjaga mutu sarana olahraga, serta hambatan apa saja yang perlu diatasi guna meningkatkan efektivitas manajemen fasilitas di lingkungan sekolah dasar negeri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan metode studi lapangan di sebuah sekolah dasar negeri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan KTU, guru olahraga, dan kepala sekolah; serta observasi kondisi sarana olahraga dan dokumen pengelolaan fasilitas. Analisis data menggunakan teknik triangulasi untuk memperkuat validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KTU memegang peran strategis dalam: (1) merancang perencanaan pemeliharaan sarana olahraga secara berkala, (2) mengelola anggaran perbaikan dan pembaruan fasilitas, (3) mengawasi penggunaan dan kondisi sarana, serta (4) berkoordinasi dengan pihak sekolah, komite, dan pihak eksternal untuk pelaksanaan pemeliharaan. Namun, di lapangan terdapat sejumlah kendala signifikan, yaitu: (a) keterbatasan anggaran khusus sarana olahraga, (b) rendahnya kesadaran warga sekolah—guru dan siswa—terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan fasilitas, serta (c) minimnya pelatihan manajerial bagi KTU guna meningkatkan keterampilan pengelolaan aset dan komunikasi stakeholder. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan kebijakan yang mendukung peningkatan kapasitas manajemen KTU melalui pelatihan khusus, peningkatan partisipasi seluruh warga sekolah dalam program pemeliharaan sarana, serta alokasi anggaran yang lebih baik dan terstruktur. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan, keberlanjutan, dan pemanfaatan fasilitas olahraga secara optimal di lingkungan sekolah dasar.
Penerapan Model Markov Sebagai Alat Konseptual untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Riski Safitri; Novela Aulia Zain
AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial,Politik, dah Hukum Vol 2 No 3 (2025): AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/albahts.v2i3.5018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Model Markov sebagai alat konseptual dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Model Markov dianggap relevan karena mampu menggambarkan perubahan keadaan pembelajaran secara berurutan, sehingga memberikan perspektif dinamis terhadap perkembangan belajar siswa. Pendekatan ini tidak hanya menyoroti transisi antar tingkat penguasaan, tetapi juga membantu guru memahami pola perubahan yang terjadi selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait Model Markov, efektivitas pembelajaran, dan dinamika proses belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka Markov dapat menjadi dasar pemikiran untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih terukur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Dengan demikian, penerapan Model Markov memiliki potensi untuk membantu guru mengantisipasi perubahan kemampuan siswa dan meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan.