Mahdayeni
a:1:{s:5:"en_US";s:42:"Institut Agama Islam Nusantara Batanghari ";}

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluh Tentang Bahaya Narkoba Pada Remaja Desa Jebak Mahdayeni; Zilawati; Windy Elisabet; Chatib Quzwain; Zainatun; Budiman
Jurnal Pelita Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a transition period where the general problem is the search for identity. Therefore, it often has the urge to present itself as a separate group. However, this encouragement often leads teenagers to serious problems, one of which is drug use. The prevalence rate of drug abuse in special households is much higher than in general households. This indicates that drug abuse and trafficking has its own pockets in society. The level of drug knowledge among people who know the dangers of drugs is quite good, but their understanding of drug prevention efforts is still low. Thus, it is necessary to make maximum communication, education and information efforts, especially in the aspect of strengthening topics or issues regarding how to effectively prevent the threat of the dangers of drugs. In the city of Jambi, there are relatively few drug users among teenagers, namely 29 people in the 10 - 14 year age group and 39 people in the 15 - 18 year age group. Almost all of the teenage drug users live in the working area of ​​the Tahtul Yemen Health Center, namely 27 people in the 10 - 14 year age group and 38 people in the 15 - 18 year age group. Keyword : adolescence, drug abuse, education
Pencegahan Perilaku Bullying Melalui Sosialisasi Di Sekolah Dasar Negeri 12/I Terusan Kec. Maro Sebo Ilir, Kab. Batang Hari, Jambi Mahdayeni; Ratifa Dilla Agustina; Lily Hidayati; Femi Amelia Qirani; Tiwi Juliyanti
Jurnal Pelita Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama pembentukan karakter, namun fenomena bullying di tingkat Sekolah Dasar (SD) masih menjadi tantangan serius yang berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif siswa dan guru mengenai bahaya bullying serta memberikan pemahaman tentang cara pencegahan dan penanganannya melalui kegiatan sosialisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah sosialisasi langsung yang melibatkan edukasi interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab kepada 32 siswa kelas 5 dan 6 di SDN 12/I Terusan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 29 Januari 2026 dengan pendekatan pembelajaran sosial-emosional. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap bentuk-bentuk bullying (fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying). Sebelum sosialisasi, siswa cenderung hanya memahami bullying dalam bentuk fisik, namun setelah kegiatan, mereka mampu mengenali bentuk verbal dan dampak psikologisnya. Respon positif dari siswa dan guru menunjukkan bahwa sosialisasi yang terstruktur dengan media yang menarik (PPT dan ice breaking) efektif dalam memberdayakan siswa sebagai agen perubahan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.