Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE FIRST COME FIRS T SERVED (FCFS) PADA RANCANG BANGUN APLIKASI PEMESANAN WEDDING ORGANIZER BERBASIS WEB Marisa; Siti Chodijah; Aidah Hami; Adhitya Ilham Ramdhani; Ramdani
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 2 No. 2 (2024): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/tridi.v2i2.61

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk industri pernikahan. Digitalisasi proses pemesanan layanan dan produk pernikahan menjadi kebutuhan yang mendesak untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi pemesanan wedding organizer berbasis web yang menggunakan metode First Come First Served (FCFS). Sistem ini dirancang untuk membantu Havana Wedding dalam mengelola pemesanan produk pengantin seperti baju pengantin, dekorasi, dan aksesoris melalui platform web. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menjelajahi berbagai produk pengantin yang tersedia, melihat detail produk, dan melakukan pemesanan secara online. Selain itu, sistem ini juga mendukung proses pembayaran yang aman dan pengaturan jadwal pengantaran produk. Dengan implementasi metode FCFS, setiap permintaan pemesanan akan ditangani sesuai urutan kedatangannya, memastikan keadilan dan keteraturan dalam layanan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan pengguna, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi aplikasi. Teknologi yang digunakan mencakup PHP, MySQL, dan Bootstrap untuk pengembangan aplikasi web. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan pemesanan produk pengantin dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Implementasi sistem informasi berbasis web ini juga memastikan keamanan data pelanggan dengan menggunakan teknologi enkripsi canggih dan sistem manajemen database yang efisien. Dalam pengujian, aplikasi ini menunjukkan kemampuan untuk memfasilitasi pemesanan layanan wedding organizer dengan lebih efektif dan efisien. Diharapkan, dengan adanya sistem informasi ini, Havana Wedding dapat meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Saran untuk pengembangan lebih lanjut adalah penambahan fitur pesan dan peningkatan keamanan tambahan untuk sistem. Aplikasi ini juga diharapkan dapat dijangkau oleh lebih banyak konsumen dan mempermudah pengguna dalam merencanakan pernikahan mereka.
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS UNTUK ABSENSI GURU DIGITAL DI YAYASAN AL- MARZUKIYAH PONDOK GEDE KOTA BEKASI Ramdani; Adhitya Ilham Ramdhani; Kikim Mukiman; Subandri; Abdul Latif
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 3 No. 2 (2025): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/tridi.v3i2.230

Abstract

Penerapan Internet of Things (IoT) dalam dunia pendidikan, khususnya pada sistem absensi, merupakan salah satu langkah inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi administrasi kehadiran guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis penggunaan perangkat absensi digital berbasis IoT dalam mencatat kehadiran guru di Yayasan Al-Marzukiyah Pondok Gede, Kota Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian terapan (applied research) dengan pendekatan deskriptif. Sistem yang dirancang memanfaatkan perangkat absensi digital siap pakai (seperti fingerprint scanner) yang terintegrasi dengan koneksi internet dan sistem penyimpanan cloud. Data kehadiran guru yang direkam oleh perangkat akan langsung dikirimkan ke sistem pusat dan dapat diakses secara real-time oleh pihak administrasi.Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem absensi digital ini memberikan dampak positif terhadap efisiensi pencatatan kehadiran, mengurangi potensi manipulasi data, serta mempermudah proses monitoring dan rekapitulasi kehadiran guru. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan lain dalam menerapkan sistem serupa untuk mendukung digitalisasi administrasi dan pengelolaan sumber daya manusia.