Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pemasaran Digital Dalam Upaya Meningkatkan Usaha UMKM Pada Makaroni Nampol By MTH Foods Rina Fitriani; Widiyawati Widiyawati; Siti Chodijah; Satria Satria; HS. Sulistyowati; Aidah Hami
Jurnal Pengabdian Literasi Digital Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): December
Publisher : Puslitbang Akademi Relawan TIK Indonesia (ARTIKA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57119/abdimas.v2i2.48

Abstract

The era of Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 in various walks of life is also felt by MSMEs who are expected to be able to adopt digital in product marketing, both through social media and various marketplaces. It is also important for an entrepreneur to manage relationships with his customers, both loyal customers and acquiring new customers. Customer data generated from interactions on social media and marketplaces can be used for promotions and minimizing costs. There is a gap between technological developments and digital skills in society, especially Makaroni Nampol by MTH Foods as an MSME that has just started using technological devices, which is the background for service and supporting the Tri Dharma Lecturers. Service method with Training and Mentoring which aims to provide an entrepreneurial mindset, improve the skills of business actors more deeply, such as: online NIB (Business Permit Number) registration, Google My Business, creating accounts on social media, product photography techniques, copywriting and creating BMC ( Business Model Canvas). As a result of this activity, the owner of the Makaroni Nampol by MTH Foods business was very enthusiastic about participating in the training and mentoring, asked a lot of questions in an effort to improve digital marketing, and after attending the training he was able to create a business account on the social media WA, Instagram and TikTok.
PENERAPAN METODE FIRST COME FIRS T SERVED (FCFS) PADA RANCANG BANGUN APLIKASI PEMESANAN WEDDING ORGANIZER BERBASIS WEB Marisa; Siti Chodijah; Aidah Hami; Adhitya Ilham Ramdhani; Ramdani
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 2 No. 2 (2024): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/tridi.v2i2.61

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk industri pernikahan. Digitalisasi proses pemesanan layanan dan produk pernikahan menjadi kebutuhan yang mendesak untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi pemesanan wedding organizer berbasis web yang menggunakan metode First Come First Served (FCFS). Sistem ini dirancang untuk membantu Havana Wedding dalam mengelola pemesanan produk pengantin seperti baju pengantin, dekorasi, dan aksesoris melalui platform web. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menjelajahi berbagai produk pengantin yang tersedia, melihat detail produk, dan melakukan pemesanan secara online. Selain itu, sistem ini juga mendukung proses pembayaran yang aman dan pengaturan jadwal pengantaran produk. Dengan implementasi metode FCFS, setiap permintaan pemesanan akan ditangani sesuai urutan kedatangannya, memastikan keadilan dan keteraturan dalam layanan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan pengguna, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi aplikasi. Teknologi yang digunakan mencakup PHP, MySQL, dan Bootstrap untuk pengembangan aplikasi web. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan pemesanan produk pengantin dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Implementasi sistem informasi berbasis web ini juga memastikan keamanan data pelanggan dengan menggunakan teknologi enkripsi canggih dan sistem manajemen database yang efisien. Dalam pengujian, aplikasi ini menunjukkan kemampuan untuk memfasilitasi pemesanan layanan wedding organizer dengan lebih efektif dan efisien. Diharapkan, dengan adanya sistem informasi ini, Havana Wedding dapat meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Saran untuk pengembangan lebih lanjut adalah penambahan fitur pesan dan peningkatan keamanan tambahan untuk sistem. Aplikasi ini juga diharapkan dapat dijangkau oleh lebih banyak konsumen dan mempermudah pengguna dalam merencanakan pernikahan mereka.
Analisis Peran Relawan TIK dalam Penguatan Literasi Digital Masyarakat Rina Fitriani; Siti Chodijah; Aidah Hami; Diand Mardiana
Journal of Digital Literacy and Volunteering Vol. 3 No. 2 (2025): July
Publisher : Puslitbang Akademi Relawan TIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57119/litdig.v3i2.109

Abstract

The development of the industrial revolution has brought human’s civilization in applying ICT (Information and Communication Technology) massively. The Indonesian government is trying to achieve “Indonesia Connected”. Unfortunately many Indonesian citizens don't have any access and enough knowledge about ICT itself. The research project presents a solution for the problem above. We hope the research project will be able to give a great description about how ICT-Volunteer helps people socializing digital literacy and helps people to access TIK in Indonesia. The research project uses the approach “perfective system”. The definition of perspective system is a study on a system by questioning: how and why the system can work properly. The researcher will enter the system doing an observation figuring out how ICT-volunteers of Indonesia work doing their volunteering job. Many activities have been done by Bapak Bambang Soeprijanto as the director of informatics empowerment since 2008. He has made some meetings, collaboration and coordination among stakeholders in building Indonesian informatics society. (relawantik.or.id, n.d.). The director of informatics empowerment, Ibu Mariam F. Barata, in 2011 continued the policy by supporting bigger meetings such as communication forum, coordination, collaboration and an event “Kerjasama Komunitas TIK“ (FK5T) national level. That event also established an organization, Relawan TIK on July 4th, 2011. It was witnessed by the General Director of Informatics Application. Kemkominfo, Ashwin Sasongko. It was decided as the anniversary of Relawan TIK Indonesia. (Indonesian ICT-volunteer). Being a member of Relawan TIK has many benefits such as an opportunity of sharing knowledge and skill of ICT, improving communication and leadership skill, building networking and positive social relationship.