p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Mufti As Siddiq M. Irzal
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa di SD Muhammadiyah 24 Jakarta Muh Agung S; Ella Nurlaella Hadi; Rohman Daka; Mufti As Siddiq M. Irzal; Erwin Gunawan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.38591

Abstract

Anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan gigi seperti gigi berlubang dan bau mulut, yang dapat mengganggu fungsi gigi dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak promosi kesehatan menggunakan poster terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak di SD Muhammadiyah 24 Jakarta pada tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental satu kelompok pre-post-test dengan 42 anak berusia 10-11 tahun dari kelas 5A dan 5B. Metode ceramah dengan poster digunakan sebagai intervensi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dan dianalisis menggunakan uji-t dependen. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60 sebelum intervensi menjadi 79,05 setelah intervensi. Peningkatan yang signifikan secara statistik diamati (p-value = 0,005), yang menunjukkan efektivitas intervensi. Kesimpulan: Penggunaan ceramah dan poster secara signifikan meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang kesehatan gigi dan mulut. Strategi ini dianggap efektif untuk mempromosikan pengetahuan kesehatan gigi yang lebih baik di kalangan anak-anak Kata Kunci: Anak-anak, ceramah, kesehatan gigi dan mulut, pengetahuan.
The Influence of Early Marriage History on Stunting Risk: A Systematic Literature Review Ade Fadly H Masse; Ella Nurlaella Hadi; Mufti As Siddiq M. Irzal; Rezki Nurfatmi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.40001

Abstract

Stunting, a chronic growth condition characterized by a height-for-age Z-score below -2 SD of the WHO median, poses significant health, developmental and cognitive challenges. This systematic literature review investigates the relationship between early marriage and the prevalence of stunting, emphasizing its impact on intergenerational malnutrition. Using databases such as ProQuest, Scopus, PubMed and Google Scholar, the study screened 6,679 articles and narrowed them down to 11 high-quality studies based on PRISMA guidelines. Findings showed that children born to teenage mothers face a higher risk of stunting due to lack of nutrition knowledge, limited access to health services and socioeconomic constraints. Early marriage is significantly correlated with high-risk fertility behaviors, including short birth spacing and high parity, which exacerbate stunting rates. In addition, cultural norms that encourage early marriage further exacerbate these challenges. The study highlights the need for multidimensional interventions that focus on delaying marriage and childbirth, improving maternal education, increasing access to healthcare, and empowering women through community- based programs. These strategies aim to break the intergenerational cycle of malnutrition, thereby advancing sustainable development goals and improving children's well-being in the long term.