p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Muhammad Irvan Firdausy
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Penggunaan Aplikasi Kesehatan Digital (telenursing) dalam meningkatkan Rehabilitasi Pasien Fraktur: Literature Review Muhammad Irvan Firdausy; Riri Maria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47057

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan aplikasi kesehatan digital (telenursing) di negara maju, sangat berkembang pesat. Amerika Serikat adalah negara yang paling banyak menggunakan model ini dan melakukan riset keperawatan dengan 14 (37.8%), disusul oleh Kanada dan Inggris (Souza, Mendes, Mazzo, Godoy, 2016). Aplikasi telenursing dapat membantu pasien dan keluarga dalam melakukan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit. Salah satu area di mana telenursing dapat memiliki dampak signifikan adalah dalam perawatan dan pencegahan cedera muskuloskeletal. Fraktur merupakan salah satu cedera muskuloskeletal. Fraktur pada tulang panjang seringkali mengakibatkan tingkat keparahan yang tinggi, baik dari segi kegawatan, proses penyembuhan, dan dampak pengaruhnya terhadap kemampuan mobilisasi (Padila, 2012 dan Desiartama, 2017 dalam Andri et al., 2020). Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi kesehatan digital (telenursing) terhadap masalah muskuloskeletal. Metode: Penelitian menggunakan desain literature review dengan metode PRISMA. PICO diformulasikan dengan Population : pasien pre dan pasca fraktur usia > 18tahun, Intervention: penggunaan aplikasi kesehatan digital (telenursing), Comparison: perawatan konvensional atau tidak menggunakan aplikasi, Outcome: perbaikan hasil rehabilitasi (misalnya fungsi fisik, kualitas hidup). Pencarian literatur dilakukan pada database elektronik (Bing, EBSCO, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar) untuk artikel terbit Oktober 2014 – Oktober 2024. Kata kunci pencarian mencakup kombinasi Boolean : “fracture” OR “extremity fracture” AND “digital health application” OR “telehealth” OR “telemedicine” OR “telenursing” AND “rehabilitation” OR “improve rehabilitation”. Kriteria inklusi: artikel penelitian RCT, teks lengkap, akses terbuka, berbahasa inggris, subjek pasien fraktur (pre/pasca operasi). Kriteria eksklusi : artikel berupa tinjauan Pustaka, editorial, laporan khusus, abstrak konferensi, serta penelitian dengan subjek usia < 18 tahun atau wanita hamil. Kualitas metodologi studi dinilai dengan instrument JBI untuk RCT. Hasil: dari 83.307 artikel teridentifikasi, tersaring 4 artikel RCT dari 4 negara berbeda yang memenuhi kriteria inklusi. Keempat studi tersebut terdiri dari 2 RCT terkait rehabilitasi pasca fraktur dan dua RCT program tele-rehabilitasi untuk pencegahan fraktur pada populasi risiko tinggi. Secara keseluruhan, intervensi telenursing menunjukkan potensi mempercepat pemulihan, meningkatkan kepatuhan rehabilitasi, dan kualitas hidup pasien. Kata kunci: fraktur, fraktur ekstremitas, aplikasi kesehatan digital, telenursing, telehealth, telemedicine, rehabilitation, meningkatkan rehabilitasi
Efektivitas Intervensi Keperawatan Ergonomis dalam Mencegah Cedera Muskuloskeletal pada Perawat: Suatu Literature Review Muhammad Irvan Firdausy; Masfuri Masfuri; Liya Arista
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53665

Abstract

Gangguan muskuloskeletal terkait kerja (work-related musculoskeletal disorders/WMSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan pada perawat dan berdampak pada keselamatan, produktivitas, serta keberlanjutan sistem layanan kesehatan. Berbagai intervensi keperawatan ergonomis telah dikembangkan, namun bukti mengenai efektivitasnya masih menunjukkan variasi hasil dan kualitas metodologis. Penelitian ini bertujuan untuk menilai secara sistematis efektivitas intervensi keperawatan ergonomis dalam mencegah atau menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal pada perawat berdasarkan bukti kuantitatif terkini. Penelitian ini merupakan literature review yang disusun mengikuti panduan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada lima basis data elektronik (PubMed, Scopus, ProQuest, ScienceDirect, dan SpringerLink) untuk artikel berbahasa Inggris yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Seleksi studi didasarkan pada kerangka PICO dengan kriteria inklusi penelitian randomized controlled trial (RCT) yang melibatkan perawat dan mengevaluasi intervensi ergonomi di tempat kerja. Kualitas metodologis studi dinilai menggunakan PEDro Scale, dan sintesis data dilakukan secara naratif. Dari total 2.263 artikel yang teridentifikasi, lima studi RCT memenuhi seluruh kriteria inklusi. Intervensi ergonomi yang ditelaah meliputi edukasi ergonomi, intervensi ergonomi personal, penggunaan alat bantu pemindahan pasien, serta pendekatan participatory ergonomics. Seluruh studi menunjukkan arah efek positif terhadap penurunan risiko atau keluhan gangguan muskuloskeletal, perbaikan postur kerja, dan/atau peningkatan fungsi kerja. Namun, kualitas metodologis studi bervariasi pada kategori rendah hingga sedang, terutama terkait keterbatasan blinding, allocation concealment, dan durasi follow-up. Intervensi keperawatan ergonomis berpotensi efektif dalam mencegah dan menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal pada perawat, khususnya bila diterapkan secara multi-komponen dan didukung oleh sistem organisasi. Diperlukan penelitian RCT dengan kualitas metodologis lebih kuat dan evaluasi jangka panjang untuk memperkuat bukti dan mendukung implementasi berkelanjutan dalam praktik keperawatan.