Aldhi Rangga Saputra
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Intervensi Pemberian Minyak Zaitun Pada Pasien Pruritus di Ruang Hemodialisa: Evidence Based Practice Okti Sri Purwanti; Aldhi Rangga Saputra; Annisa Risma Rahmawati; Yeni Rahmawati; Intan Rizqy Nuraliffani; Erni Susanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50564

Abstract

Latar belakang : Pruritus merupakan salah satu komplikasi yang paling sering dialami pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani terapi hemodialisis dan berdampak signifikan pada kualitas hidup, terutama kenyamanan tidur dan kondisi kulit. Penatalaksanaan pruritus dapat dilakukan secara farmakologis maupun non-farmakologis, salah satunya melalui penggunaan emolien alami seperti minyak zaitun. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian minyak zaitun topikal dalam menurunkan intensitas pruritus, memperbaiki kelembapan kulit, serta meningkatkan kenyamanan tidur pasien hemodialisis. Metode : Penelitian dilakukan pada 15 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan intervensi pemberian minyak zaitun dua kali sehari selama empat minggu. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen 5-D Itch Scale serta penilaian subjektif pasien terkait frekuensi menggaruk, kenyamanan tidur, dan kelembapan kulit. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor pruritus secara signifikan dari rata-rata 17,40 sebelum intervensi menjadi 8,73 setelah intervensi (p < 0,05). Selain itu, frekuensi menggaruk menurun dari rata-rata 5,00 menjadi 2,00, kenyamanan tidur meningkat dari 2,47 menjadi 3,73, dan kelembapan kulit meningkat dari 2,40 menjadi 4,40. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga dilanjutkan dengan uji paired sample t-test yang mengonfirmasi adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan : pemberian minyak zaitun efektif sebagai intervensi non-farmakologis yang aman, praktis, dan ekonomis untuk mengurangi pruritus serta meningkatkan kenyamanan pasien hemodialisis.
PENCEGAHAN STUNTING DARI MASA KEHAMILAN: EDUKASI PADA IBU HAMIL DI DESA PURBAYAN KECAMATAN BAKI Aulia Fahriza Rahmawati; Dian Maharrani; Abrizal Naufal Aqila; Satiy Annisa Fakita; Elsa Fara Islamiyah; Aldhi Rangga Saputra; Putri Wulandari; Siska Fitowi Rantini; Aliya Rahma Latifa; Sandiva Budi Normalia; Yuli Kusumawati; Wahyu Tri Sudaryanto
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2871

Abstract

The results of the situation analysis, there are still pregnant women who do not know about stunting, the causes of stunting and the consequences of stunting. This community service activity aims to provide education about stunting prevention from an early age during pregnancy. The method of this community service activity with pregnant women and posyandu cadres in Purbayan Village, Baki District was carried out using the lecture and question and answer method, the activity was carried out through several stages, including: (1) field survey; (2) preparation for the implementation of activities; (3) pregnancy health checks; (4) pregnancy exercise; (5) pre-test; (6) stunting education; (7) discussion; (8) post-test. To evaluate this activity using pretest and posttest with Power Point Presentation media. The results of the activity showed that in the pretest, 1 person scored in the category of not understanding, 16 people in the category of not understanding, and 1 person in the category of understanding. After being given education there is an increase in value from the results of the pre test to the post test. There are 2 people getting scores in the less understanding category and 16 people in the understanding category. Conclusion: providing education about preventing stunting during pregnancy can increase knowledge about stunting in pregnant women in Purbayan Village.