p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Windiarti Dwi Purnaningrum
Poltekkes Kemenkes Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Clinical Reasoning Dalam Praktik Terapi Wicara Annissa Rizqia Ananda; Hafidz Triantoro Aji Pratomo; Windiarti Dwi Purnaningrum
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.51119

Abstract

Terapis Wicara adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan Terapi Wicara sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kepadanya diberikan kewenangan tertulis untuk melakukan praktik terapi wicara atas dasar kompetensi yang dimilikinya Clinical reasoning adalah proses kognitif yang kompleks dan penting yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengelola masalah medis pada pasien. Hal ini mencakup diagnosis, memprediksi prognosis pasien dan membuat perencanaan terapi. clinical reasoning penting bagi seorang terapis dalam pembuatan sebuah diagnosis dan perencanaan terapi karena akan mempengaruhi kualitas perawatan bagi pasien dan mencegah kesalahan medis serta meningkatkan efisiensi dan mendukung pengambilan keputusan yang berbasis pada bukti. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menguraikan bagaimana pola proses clinical reasoning dalam tindakan klinis. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam pada terapis wicara yang bekerja di berbagai institusi kesehatan. Pada penelitian ini untuk menguji kredibilitas data, peneliti menggunakan triangulasi data. Triangulasi data dalam pengujian kredibilitas diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber, cara, dan waktu.
Efektivitas Penggunaan Social Activity Card untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Sosial pada Autism Spectrum Disorder Anindya Widyawati; Dian Atnantomi Wiliyanto; Windiarti Dwi Purnaningrum
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55569

Abstract

Abstrak Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kesulitan dalam komunikasi sosial, termasuk memulai interaksi, mempertahankan percakapan, dan merespons dengan tepat dalam situasi sosial. Salah satu media instruksional yang dapat mendukung pengembangan keterampilan ini adalah Kartu Aktivitas Sosial, yang memberikan stimulasi visual dan kegiatan terstruktur untuk membantu anak-anak lebih memahami konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas Kartu Kegiatan Sosial dalam meningkatkan keterampilan komunikasi sosial pada anak dengan ASD. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental menggunakan desain pretest-posttest satu kelompok. Peserta terdiri dari lima anak dengan ASD berusia 10-11 tahun, dipilih melalui purposive sampling. Intervensi dilakukan selama delapan sesi menggunakan Kartu Kegiatan Sosial. Keterampilan komunikasi sosial diukur sebelum dan sesudah intervensi, dan data dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan. Temuan ini mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan komunikasi sosial setelah intervensi. Rata-rata skor pretest 42,40 meningkat menjadi 61,60 pada posttest. Analisis statistik menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,003 (p < 0,05), menunjukkan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Selain itu, nilai t yang dihitung (–6,386) melebihi nilai tabel t kritis pada df = 4 (2,776), mengkonfirmasi perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa Kartu Aktivitas Sosial efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi sosial pada anak-anak dengan ASD. Kata Kunci: Anak Autis, Komunikasi Sosial, Social Activity Card Abstract Autism Spectrum Disorder (ASD) is a neurodevelopmental disorder marked by difficulties in social communication, including initiating interactions, maintaining conversations, and responding appropriately in social situations. One instructional medium that can support the development of these skills is the Social Activity Card, which provides visual stimulation and structured activities to help children better understand social contexts. This study aimed to examine the effectiveness of Social Activity Cards in improving social communication skills in children with ASD. The research employed a quasi-experimental method using a one-group pretest–posttest design. Participants consisted of five children with ASD aged 10–11 years, selected through purposive sampling. The intervention was conducted over eight sessions using Social Activity Cards. Social communication skills were measured before and after the intervention, and the data were analyzed using a paired samples t-test. The findings revealed a significant improvement in social communication skills following the intervention. The mean pretest score of 42.40 increased to 61.60 in the posttest. Statistical analysis showed a Sig. (2-tailed) value of 0.003 (p < 0.05), indicating that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. Additionally, the calculated t-value (–6.386) exceeded the critical t-table value at df = 4 (2.776), confirming a significant difference between pretest and posttest results. These findings demonstrate that Social Activity Cards are effective in enhancing social communication skills in children with ASD. Keywords: Autistic Children; Social Communication; Social Activity Card.