Putri Adinda Cintia Bella
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres Ujian Dengan Status Tekanan Darah Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Putri Adinda Cintia Bella; Fahrun Nur Rosyid
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51169

Abstract

Mahasiswa termasuk kedalam kelompok yang rentan mengalami stres akademik terutama saat menghadapi ujian. Stres merupakan suatu respons fisiologis maupun psikologis yang berpotensi mempengaruhi fungsi tubuh, termasuk peningkatan tekanan darah. Hal ini dapat memicu gejala seperti pusing, jantung berdebar, dan kelelahan, namun seringkali diabaikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres saat ujian dan kondisi tekanan darah pada mahasiswa keperawatan. Desain penelitian yang diterapkan adalah analisis korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah peserta dalam studi ini adalah 207 mahasiswa keperawatan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Tingkat stres dinilai melalui kuesioner standar yang disebut Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer yang diukur sebanyak dua kali yaitu pada masa pembelajaran biasa dan pada masa ujian. Analisis data dilakukan menggunakan uji non-parametrik Spearman Rank Correlation. Temuan studi mengindikasikan adanya korelasi yang penting antara tingkat stres saat ujian dan kondisi tekanan darah pada mahasiswa keperawatan (ρ = 0,000 ; r = 0,449) untuk tekanan darah sistolik dan (ρ = 0,000 ; r = 0,423) untuk tekanan darah diastolik.
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PEMBUATAN OVITRAP SEDERHANA GUNA MENCEGAH PERKEMBANGBIAKAN JENTIK NYAMUK DI RW 01 DESA CEMANI Salma Nabilah Fauziyyah; Putri Isha Fidhia Arofah; Lintang Ayuninggar; Nadya Umami Komalasari; Putri Adinda Cintia Bella; Widyaningsih Widyaningsih; Difka Fitra Naviri; Anggraeni Oktavia R; Berliandina Putri Permata V; Andiny Putri Pramudyta; Farizan Nur Raehan; Farros Arya Adhividyatama
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No. 2, Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v3i2.11423

Abstract

From January to mid-June 2025, 23 cases of dengue fever (DHF) were found in RW 01 Cemani Village, which is an increase in cases. The main problem partners face is the lack of understanding and skills among health workers for preventing DHF through simple, environment-based innovations. This activity aims to empower health cadres by providing education and training on making ovitraps as a tool for monitoring and controlling Aedes aegypti mosquito larvae. This activity is implemented in three stages: preparation, intervention, and evaluation. The preparation stage included licensing and preparing educational media and practical tools. The intervention stage involved delivering interactive materials, demonstrating ovitrap-making, and providing direct practice in making ovitraps using simple materials in groups. The evaluation stage involved observing ovitrap-making skills, cadre attendance, and pocket book usage independently. The results showed that ≥90% of the cadres attended, 85.7% could recreate ovitraps, and 95% used pocket books during practice. These resu lts prove that participatory training effectively improves cadres' skills and strengthens their capacity as agents of change in the community. In conclusion, the demonstrative method increased the cadres' knowledge and skills in independently making ovitraps. It is suggested that cadres continue.