Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Preventif Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Ibu Rumah Tangga Melalui Edukasi Ergonomi Dan Program Peregangan Mandiri Di Kelurahan Jagalan, Surakarta Wulan Adis Aranti; Nadya Umami Komalasari; Ajeng Adela Selandani; Risma Salsabila Isnaini Putri; Aliyah Nadhifah Razzaq; Tasya Widyadhari Puspadewi
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/w607r503

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada ibu rumah tangga akibat aktivitas berulang dan postur kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui edukasi ergonomi dan pelatihan peregangan mandiri. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif peserta melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi partisipatif pada 20 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert serta pengukuran pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, yaitu aspek ergonomi dari ±60% menjadi ±95–100%, pencegahan MSDs dari ±55–60% menjadi ±90–95%, dan home stretching dari ±50–55% menjadi ±85–90%, dengan peningkatan sebesar ±30–40 poin persentase. Selain itu, peserta melaporkan bahwa intervensi yang diberikan mudah diaplikasikan dan efektif dalam mengurangi kelelahan otot. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR melalui edukasi ergonomi dan pelatihan peregangan mandiri efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ibu rumah tangga dalam pencegahan gangguan muskuloskeletal.
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PEMBUATAN OVITRAP SEDERHANA GUNA MENCEGAH PERKEMBANGBIAKAN JENTIK NYAMUK DI RW 01 DESA CEMANI Salma Nabilah Fauziyyah; Putri Isha Fidhia Arofah; Lintang Ayuninggar; Nadya Umami Komalasari; Putri Adinda Cintia Bella; Widyaningsih Widyaningsih; Difka Fitra Naviri; Anggraeni Oktavia R; Berliandina Putri Permata V; Andiny Putri Pramudyta; Farizan Nur Raehan; Farros Arya Adhividyatama
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No. 2, Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v3i2.11423

Abstract

From January to mid-June 2025, 23 cases of dengue fever (DHF) were found in RW 01 Cemani Village, which is an increase in cases. The main problem partners face is the lack of understanding and skills among health workers for preventing DHF through simple, environment-based innovations. This activity aims to empower health cadres by providing education and training on making ovitraps as a tool for monitoring and controlling Aedes aegypti mosquito larvae. This activity is implemented in three stages: preparation, intervention, and evaluation. The preparation stage included licensing and preparing educational media and practical tools. The intervention stage involved delivering interactive materials, demonstrating ovitrap-making, and providing direct practice in making ovitraps using simple materials in groups. The evaluation stage involved observing ovitrap-making skills, cadre attendance, and pocket book usage independently. The results showed that ≥90% of the cadres attended, 85.7% could recreate ovitraps, and 95% used pocket books during practice. These resu lts prove that participatory training effectively improves cadres' skills and strengthens their capacity as agents of change in the community. In conclusion, the demonstrative method increased the cadres' knowledge and skills in independently making ovitraps. It is suggested that cadres continue.