Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa SWOT dalam Layanan Rumah Sakit Saat Ini Terhadap Kebijakan Pendirian Rumah Sakit Asing di Indonesia Irgi Biantara; Joko Susanto; Franky Sumarlie; Nur Afnita; Sulur Joyo Sukendro; Cipta Pramana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51454

Abstract

Penyelenggaraan rumah sakit asing ini, menumbuhkan persaingan sehat. Rumah Sakit memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan dari tinjauan analisa penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisa SWOT terkait dengan kebijakan pendirian rumah sakit asing di Indonesia. Data yang telah dikumpulkan, diolah, dan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan alat analisis SWOT yang merupakan analisis kualitatif yang dilaksanakan dengan mengkaji faktor-faktor internal dan eksternal. Kebijakan mengizinkan rumah sakit asing di Indonesia merupakan peluang besar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional dan memanfaatkan investasi asing. Namun, penting bagi pemerintah untuk mengelola potensi risiko, seperti memastikan pemerataan akses layanan kesehatan dan mengantisipasi dampak pada tenaga kesehatan lokal, melalui regulasi yang tepat dan kebijakan pendukung yang kuat. Kata Kunci: Kebijakan Rumah Sakit, Layanan Rumah Sakit
Pertanggungjawaban Pidana Bagi Jurnalis Atas Pemberitaan Identitas Anak Korban Asusila: Analisis Perbandingan Hukum Indonesia dan Malaysia Joko Susanto; Ali Masyhar Mursyid; Anis Widyawati; Indah Sri Utari; Falikha Ardiyani Zjubaidi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2616

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang isu penting terkait kebebasan pers dan perlindungan identitas anak korban asusila. Dalam konteks hukum pidana, pertanyaan mengenai tanggung jawab pidana bagi jurnalis atas pelanggaran privasi identitas anak korban asusila menjadi sangat relevan dalam era media modern. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan regulasi hukum di Indonesia dan Malaysia terkait pertanggungjawaban pidana jurnalis dalam kasus pemberitaan identitas anak korban asusila. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia dan Malaysia memiliki peraturan hukum yang berbeda terkait pertanggungjawaban pidana bagi jurnalis, keduanya memiliki prinsip-prinsip yang serupa dalam perlindungan identitas anak korban asusila. Evaluasi mendalam terhadap kasus-kasus yang telah terjadi menunjukkan bahwa implementasi hukum terkait pelanggaran tersebut masih memiliki celah yang perlu diperbaiki. Diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan komprehensif dalam menangani kasus-kasus sensasionalisme media yang merugikan anak korban asusila. Berdasarkan analisis ini, implementasi regulasi yang lebih ketat dan sanksi yang tegas terhadap pelanggaran hukum terkait pemberitaan identitas anak korban asusila akan menjadi langkah efektif dalam mencegah penyalahgunaan kebebasan pers demi kepentingan publik. Melalui pemahaman mendalam terkait perbandingan hukum antara Indonesia dan Malaysia dalam kasus pertanggungjawaban pidana bagi jurnalis atas pemberitaan identitas anak korban asusila, diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan anak korban asusila dan mendorong perbaikan perundang-undangan guna mencapai keadilan yang lebih baik dalam konteks ini.