This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Sugyarso Sanan
Universitas Widya Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Edukasi Menggunakan Media Pop Up Flipbook Terhadap Pengetahuan dan Gaya Hidup Masyarakat Tentang Penyakit Sindrom Koroner Akut di Wilayah Puskesmas Talise Nurul Putri Salsabilla; Afrina Januarista; Sugyarso Sanan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54566

Abstract

Sindrom Koroner Akut merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, serta upaya pencegahan Sindrom Koroner Akut berdampak pada keterlambatan penanganan dan penerapan gaya hidup yang tidak sehat. Upaya promosi kesehatan melalui media edukasi yang inovatif dan menarik diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan one group pretest-posttes. Sebanyak 41 responden di wilayah kerja Puskesmas Talise diberikan intervensi berupa edukasi kesehatan menggunakan media Pop Up Flipbook selama 40 menit. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dan uji paired sample t-test. Hasil Penelitian hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat yang signifikan setelah diberikannya edukasi, dari kategori kurang sebesar 97,6% menjadi kategori baik sebesar 82,9% (p<0,001). Selain itu, terdapat perbaikan gaya hidup yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata skor dari 54,0 sebelum intervensi menjadi 58,7 setelah intervensi (p<0,001). Kesimpulan edukasi kesehatan menggunakan media Pop Up Flipbook berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan perbaikan gaya hidup terkait pencegahan Sindrom Koroner Akut. Saran: tenaga kesehatan disarankan memanfaatkan media visual interaktif untuk memperkuat pesan edukatif dan meningkatkan partisipasi masyarakat.