Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memberdayakan Inovator Masa Depan: Memanfaatkan Pembelajaran Berbasis Proyek dan AI untuk Meningkatkan Pemikiran Analitis, Kreativitas, dan Kolaborasi dalam Menjelajahi Sistem Peredaran Darah di SMAN 1 Kota Magelang Muhammad Khoirul Antony; Sendy Putra Pradana; Ahmad Naharuddin Ramadhan; Susi Dewiyeti; Ermia Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11004

Abstract

Modern learning focuses on active student engagement through thinking, creativity, and collaboration, supported by PjBL and AI to suit the digital era. This study explores the impact of AI-assisted project-based learning (PjBL) on students' analytical thinking, creative thinking, and collaboration skills in biology education, focusing on the circulatory system. Using a quasi-experimental design with 80 eleventh-grade students (40 experimental, 40 control) from SMAN 1 Magelang, Indonesia, the research employed MANOVA and ANOVA to analyze posttest scores. Results revealed significant improvements in the experimental group, with mean differences of 5.67 (analytical thinking, *p* = 0.001), 4.12 (creative thinking, *p* = 0.010), and 3.89 (collaboration, *p* = 0.015). AI tools enhanced analytical skills through data visualization and feedback, fostered creativity via simulations and iterative problem-solving, and supported collaboration via AI-driven task allocation and communication platforms. However, collaboration gains were more modest, underscoring the enduring role of interpersonal dynamics. The study concludes that integrating AI into PjBL effectively cultivates higher-order thinking skills, though its implementation requires balancing technological and human-centric pedagogical approaches. These findings advocate for AI as a transformative tool in biology education, provided ethical and accessibility considerations are addressed.
IMPLEMENTASI MODEL PLACE-BASED PROJECT LEARNING (PBPL) BERBASIS EKOPEDAGOGI DENGAN BANTUAN APLIKASI IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERBASIS AI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI EKOLOGIS MAHASISWA Nike Anggraini; Muhammad Khoirul Antony; Sakina Rizqiani; Christina Vivid Handayani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari tahapan implementasi model Place-Based Project Learning (PBPL) berbasis ekopedagogi yang dikembangkan untuk meningkatkan literasi ekologis mahasiswa Pendidikan Biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keterlaksanaan dan efektivitas model PBPL yang diintegrasikan dengan aplikasi identifikasi tumbuhan berbasis kecerdasan buatan, yaitu PlantNet dan Seek by iNaturalist, dalam meningkatkan literasi ekologis mahasiswa pada mata kuliah Ekologi Tumbuhan. Penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) pada tahap uji coba terbatas dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya semester genap tahun akademik 2024/2025. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan model, angket respon mahasiswa, dan tes literasi ekologis dengan reliabilitas α = 0,87. Intervensi pembelajaran berlangsung selama empat minggu dengan tahapan eksplorasi lingkungan, perancangan proyek, implementasi proyek lapangan berbasis aplikasi AI, dan refleksi ekopedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model mencapai 93% (kategori sangat baik), respon mahasiswa terhadap pembelajaran mencapai 91% (kategori sangat positif), dan terjadi peningkatan signifikan pada literasi ekologis mahasiswa dari skor rata-rata 61,5 menjadi 77,2 (t(29)=10,54, p<0,001, Cohen’s d=2,20). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi cerdas dalam model PBPL efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kesadaran ekologis, dan kemampuan reflektif mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan.