Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Media Pembelajaran 3D melalui Experiential Learning: Sebuah Strategi untuk Meningkatkan Motivasi dan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Sains Fannya Nadim Rooshadiya; Arif Widiyatmoko; Ellianawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11335

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of 3D media based on experiential learning in enhancing students’ learning motivation and critical thinking skills on the topic of the human respiratory system. The media was developed using the ADDIE model and tested through a quasi-experimental design involving eighth-grade students divided into control and experimental groups. Data were collected through pretest, posttest, questionnaires, observation, and interviews. The experimental group used 3D web-based media, while the control group received conventional instruction. Results showed a significant increase in the experimental group’s motivation, especially in interest, effort, persistence, and self-confidence. Critical thinking also improved, particularly in argumentation and implementation. Welch’s t-test showed a significance value of 0.000, and n-gain analysis revealed higher effectiveness in the experimental group, with learning motivation categorized as high (n-gain = 0.7) and critical thinking as moderate (n-gain = 0.5), compared to low in the control group (n-gain = 0.3). The integration of interactive 3D visualization with experiential learning allowed students to better connect theoretical concepts to real-life applications. These findings suggest that experiential learning-based 3D media is a powerful tool to improve motivation and critical thinking in science education.
Model Edukasi Interaktif Berbasis Teknologi Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Usia Dini Muhammad Nur Fuad; Fannya Nadim Rooshadiya; Chintya Paramita Puspita; Rais Amin; Windra Irdianto; Irma Oktariamlati Rahmagandi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27403

Abstract

ABSTRAK Kemampuan motorik merupakan salah satu aspek perkembangan penting pada anak usia dini yang memerlukan stimulasi melalui proses pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Namun, pembelajaran di POS PAUD Kuncup Mekar Kelurahan Tambakharjo masih didominasi penggunaan media konvensional sehingga pemanfaatan teknologi multimedia sebagai media pembelajaran belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini melalui penerapan Visual Interactive Learning Model (VILM) berbasis teknologi multimedia. Pengabdian dilaksanakan selama dua hari dengan mengintegrasikan video animasi edukatif, media visual digital, demonstrasi interaktif, aktivitas praktik, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan secara indoor di Gedung POS PAUD Kuncup Mekar dan outdoor di Pujasera Energi Tambakharjo untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi perkembangan kemampuan motorik anak berdasarkan indikator koordinasi mata dan tangan, ketepatan gerakan, ketelitian, kemandirian, dan partisipasi selama pembelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis teknologi multimedia berhasil meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini yang ditandai dengan meningkatnya koordinasi gerakan tangan, ketelitian dalam menyelesaikan aktivitas, kemandirian, dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media visual dan demonstrasi interaktif mampu meningkatkan perhatian dan antusiasme anak sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.  Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan Motorik, Teknologi Multimedia, Visual Interactive Learning Model, Pembelajaran Interaktif.  ABSTRACT Motor skills are an important aspect of early childhood development that requires stimulation through interactive, engaging learning processes that are tailored to children's learning characteristics. However, learning at the Kuncup Mekar Early Childhood Education Center (PAUD POS) in Tambakharjo Village is still dominated by conventional media, resulting in suboptimal use of multimedia technology as a learning medium. This community service activity aims to improve early childhood motor skills through the implementation of the Visual Interactive Learning Model (VILM) based on multimedia technology. The service was carried out over two days by integrating educational animated videos, digital visual media, interactive demonstrations, practical activities, mentoring, and evaluation. The activity was carried out indoors at the Kuncup Mekar Early Childhood Education Center (POS PAUD) Building and outdoors at the Tambakharjo Energy Food Court to provide a more varied learning experience. Evaluation was carried out using observation sheets for the development of children's motor skills based on indicators of eye-hand coordination, movement accuracy, precision, independence, and participation during learning. The results of the community service showed that the application of multimedia technology-based learning successfully improved early childhood motor skills, characterized by increased hand movement coordination, accuracy in completing activities, independence, and active involvement during the learning process. Furthermore, the use of visual media and interactive demonstrations can increase children's attention and enthusiasm, making the learning environment more enjoyable.  Keywords: Early Childhood, Motor Skills, Multimedia Technology, Visual Interactive Learning Model, Interactive Learning