Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Paparan Iklan dan Konten Promosi Judi Online terhadap Perilaku dan Persepsi Masyarakat Indonesia: Analisis Mekanisme Persuasi Digital, Targeting Audiens, dan Implikasinya terhadap Perlindungan Konsumen di Platform Media Sosial Parwito, Parwito; Salamun; Edi Susilo; Linda Astuti; Prio Susanto; Dyah Noor Intan; Tri Wahyuniarti; Deni Dwi Cahya
Journal of Social Science and Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : GAYAKU PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jossh.v4i2.1752

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak paparan iklan dan konten promosi judi online terhadap perilaku dan persepsi masyarakat Indonesia dalam konteks perlindungan konsumen digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif melalui analisis konten, survei terhadap 150 responden, dan wawancara mendalam terhadap 25 informan, penelitian ini mengungkap mekanisme persuasi digital yang digunakan dalam iklan judi online serta dampaknya terhadap pembentukan sikap dan perilaku masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,8% responden terpapar iklan judi online minimal 3-5 kali per hari melalui platform media sosial, dengan tingkat efektivitas persuasi mencapai 42,3% pada kelompok usia 18-35 tahun. Analisis mengidentifikasi lima mekanisme persuasi utama: normalisasi melalui narasi kemenangan, penggunaan influencer dan selebriti, strategi targeting berbasis algoritma, manipulasi psikologis melalui teknik FOMO dan scarcity, serta eksploitasi celah regulasi platform digital. Framework konseptual yang dikembangkan menunjukkan bahwa paparan iklan judi online mempengaruhi tiga dimensi utama: perubahan persepsi terhadap normalitas judi, pembentukan intensi perilaku, dan kerentanan terhadap kecanduan. Studi ini juga mengidentifikasi keterbatasan mekanisme perlindungan konsumen yang ada, termasuk lemahnya enforcement regulasi, minimnya literasi digital masyarakat, dan ketidakefektifan sistem pelaporan konten berbahaya. Implikasi kebijakan mencakup perlunya penguatan regulasi iklan digital, peningkatan literasi digital dan kesadaran risiko, serta kolaborasi multi-stakeholder antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat sipil dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan bertanggung jawab. Kata Kunci: iklan judi online, persuasi digital, media sosial, perlindungan konsumen, targeting algoritma, literasi digital, regulasi platform digital