Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kualitas Semen Beku Babi Landrace dalam Pengencer Vitasem dengan Level Kuning Telur yang Berbeda Nana, Arinda E.; Kune, Petrus; Riwu, Agustinus Ridlof; Hine, Thomas M.
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12177

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji kualitas semen beku babi landrace dalam pengencer vitasem dengan level kuning telur yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap. Dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dengan perlakuan terdiri atas (P1) vitasem + 5% kuning telur, (P2) vitasem + 10% kuning telur, (P3) vitasem + 15% kuning telur, (P4) vitasem + 20% kuning telur, (P5) vitasem + 25% kuning telur. Semen diencerkan, dikemas dalam straw 0,5 ml, lalu diekuilibrasi pada 3-5℃ selama dua jam sebelum dibekukan di atas nitrogen cair         (-110℃) selama 10 menit. Selanjutnya, straw dicelupkan ke dalam nitrogen cair dan disimpan dalam wadah khusus (goblet, kanister, kontainer) pada -196℃.Variabel yang diamati meliputi motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan recovery rate spermatozoa. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan DMRT. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan tidak signifikan pada tahap pra-pembekuan, namun signifikan setelah thawing (P<0,05). Perlakuan P5 menghasilkan rata-rata tertinggi untuk motilitas (32,38%), viabilitas (58,51%), dan recovery rate (40,54%), sedangkan abnormalitas terendah (10,27%) ada pada P3. Penelitian ini menyimpulkan bahwa level kuning telur yang berbeda efektif mempertahankan motilitas spermatozoa pasca-thawing, dengan P5 memberikan hasil terbaik dengan motilitas ≥30%