Labobar, Jerson
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kritik Terhadap Krisis Identitas Dampak Relativisme Kebenaran Sebagai Upaya Membentuk Generasi Z Berlandaskan Efesus 5:1-21 Labobar, Jerson
Educatio Christi Vol 7 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v7i1.344

Abstract

Hidup sebagai anak-anak terang di tengah keberagaman lingkungan kota Efesus merupakan imbauan Paulus bagi jemaat di sana. Kepada jemaat Efesus Paulus menunjukkan perbedaan hidup dalam terang Kristus dan hidup dalam kegelapan. Penelitian ini mengintegrasikan teks dengan fenomena krisis identitas sebagai upaya untuk membangun identitas Kristen dalam ruang digital. Relativisme kebenaran berdampak pada pembentukan identitas generasi z Kristen, sehingga diperlukan landasan teologis yang kuat sebagai penegasan identitas Kristen. Kajian ini penting untuk dilakukan karena membahas secara eksplisit bagaimana pembentukan identitas generasi z di tengah perkembangan teknologi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif terhadap fenomena relativisme kebenaran pada Efesus 5:1-21 dengan cara sosial scientific criticism memberi kerangka etika Kristen dalam merespons tantangan pembentukan identitas generasi z di era digital. Pada akhirnya artikel ini dapat berkontribusi pada pemahaman yang mendalam tentang identitas Kristen dan rujukan bagi generasi z dalam bersosial dan mengikuti perkembangan zaman.
Membangun Harmoni Sosial melalui Toleransi Beragama: Analisis Hubungan Umat Kristen dan Buddha Labobar, Jerson; Rengkung, Yansye; Kawatu, Gloria; Sahempa, Amazia; Natary, Dyara; Mawuntu, Marhaeni
Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen : Arastamar Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa J

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63536/arastamar.v2i1.95

Abstract

Kajian ini membahas tentang factor-faktor yang mempengaruhi relasi antar umat beragama dengan berfokus pada interaksi antara umat Kristen dan Buddha dalam kehidupan sosial masyarakat Kota Tomohon. Kota Tomohon dipilih sebagai sebagai Lokasi penelitian karena memiliki reputasi sebaga salah satu daerah dengan Tingkat toleransi agama yang relative kuat di tengaah kemajemukan sosial dan budaya. Penelitian ini menggunaakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui analisis terhadap literatur ilmiah, pemberitaan media, serta dokumen yang relevan dengan konteks sosial keagamaan. Temuan kajian menunjukkan bahwa hubungan harmonis antara umat Kristen dan Buddha terbangun melalui praktik sosial yang menekankan dialog, kerja sama, dan partisipasi lintas agama. Peran pemuka agama, pemimpin lokal, dan tokoh masyarakat menjadi factor penting dalam menjaga stabilitas relasi sosial antar umat beragama. Selain itu, kearifan lokal Minahasa seperti mapalus dan Sitou Timou Tumou Tou, berfungsi sebagai landasan nilai yang memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan. Pendidikan multikultural dan penguatan literasi keagamaan turut berperan dalam membentuk sikap keberagamaan yang inklusif dan saling menghormati. Kajian ini menyimpulkan bahwa relasi Kristen dan Buddha di Kota Tomohon mencerminkan praktik kerukunan umat beragama berbasis komunitas yang memiliki signifikansi sosiologis serta relevan sebagai rujukan dalam pengembangan kajian toleransi dan kehidupan beragama di Indonesia.
Kebebasan Terikat: Telaah 1 Korintus 6:12-20 Dasar Gereja Merespons Friends With Benefits Pada Generasi Z Kewo, Verny; Labobar, Jerson
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 9 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v9i1.130

Abstract

The behavior of friends with benefits is an act of sexual immorality that damages the body as the temple of God and the fellowship of the church. FWB behavior often occurs among Gen Z, and this act greatly pollutes human relationships with God and fellow human beings. Using descriptive qualitative research methods and a theological examination of 1 Corinthians 6:12-20 to critique sexual misconduct that is not only committed by the Corinthian congregation but also by Gen Z through non-committal relationships or FWB. Therefore, this study not only explores the message and meaning of the text but also serves as a reference for the church in responding to FWB relationships that are prevalent among Gen Z. The church must respond appropriately because FWB relationships can damage the lives of individuals and the church. Through this phenomenon, the church should not only voice prohibitions but also restore. Therefore, through this study, the biblical text becomes a reference for the church in criticizing such behavior.