Rengkung, Yansye
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Harmoni Sosial melalui Toleransi Beragama: Analisis Hubungan Umat Kristen dan Buddha Labobar, Jerson; Rengkung, Yansye; Kawatu, Gloria; Sahempa, Amazia; Natary, Dyara; Mawuntu, Marhaeni
Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen : Arastamar Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa J

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63536/arastamar.v2i1.95

Abstract

Kajian ini membahas tentang factor-faktor yang mempengaruhi relasi antar umat beragama dengan berfokus pada interaksi antara umat Kristen dan Buddha dalam kehidupan sosial masyarakat Kota Tomohon. Kota Tomohon dipilih sebagai sebagai Lokasi penelitian karena memiliki reputasi sebaga salah satu daerah dengan Tingkat toleransi agama yang relative kuat di tengaah kemajemukan sosial dan budaya. Penelitian ini menggunaakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui analisis terhadap literatur ilmiah, pemberitaan media, serta dokumen yang relevan dengan konteks sosial keagamaan. Temuan kajian menunjukkan bahwa hubungan harmonis antara umat Kristen dan Buddha terbangun melalui praktik sosial yang menekankan dialog, kerja sama, dan partisipasi lintas agama. Peran pemuka agama, pemimpin lokal, dan tokoh masyarakat menjadi factor penting dalam menjaga stabilitas relasi sosial antar umat beragama. Selain itu, kearifan lokal Minahasa seperti mapalus dan Sitou Timou Tumou Tou, berfungsi sebagai landasan nilai yang memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan. Pendidikan multikultural dan penguatan literasi keagamaan turut berperan dalam membentuk sikap keberagamaan yang inklusif dan saling menghormati. Kajian ini menyimpulkan bahwa relasi Kristen dan Buddha di Kota Tomohon mencerminkan praktik kerukunan umat beragama berbasis komunitas yang memiliki signifikansi sosiologis serta relevan sebagai rujukan dalam pengembangan kajian toleransi dan kehidupan beragama di Indonesia.