Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community Empowerment through the Production of Cost-Effective Liquid Detergent with Competitive Quality in Ogan Ilir Regency Yulianita, Anna; Rohima, Siti; Utami, Puspa; Desmanita, Wiga Ayu; Hermawati, Lisa; Azzahrah, Meidiana; Rhani, Nanda Muthiah; Bissalamy, Haqqie Muflicha; Pratama, Doyoba Sie; Habibi, Kamil
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i1.18374

Abstract

This community service program aims to enhance residents’ skills and economic independence through training in the production of cost-effective and environmentally friendly liquid detergent. The program involved 25 participants, comprising housewives and micro-entrepreneurs in Ogan Ilir Regency. A participatory approach was employed, consisting of socialization, technical production training, and continuous mentoring stages. Evaluation was conducted using an assessment sheet divided into two components: evaluation of program implementation and evaluation of its impact on participants’ business development. A Likert-scale-based assessment was used to measure participants’ levels of understanding, satisfaction, and motivation, while the data were analyzed descriptively using Microsoft Excel. The results indicate that participants acquired a solid understanding of liquid detergent production, including ingredient formulation, mixing techniques, and product packaging. In addition to technical skill development, the training enhanced participants’ entrepreneurial awareness, production efficiency, and understanding of the economic potential of household-based products. The evaluation findings demonstrate a significant increase in community knowledge and motivation to develop independent businesses, although further mentoring in technical refinement and marketing strategies remains necessary. This program aligns with the objectives of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly those related to poverty alleviation, decent work, and sustainable consumption and production. With continued support from higher education institutions and local governments, this initiative is expected to serve as a model for sustainable village economic empowerment and contribute to improving community welfare.
ANALISIS FAKTOR SOSIAL DAN EKONOMI DALAM MEMPENGARUHI PENGANGGURAN DI PULAU SUMATERA Rhani, Nanda Muthiah; Habibi, Kamil; Azzahrah, Meidiana; Yulianita, Anna; Sukanto, Sukanto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/0n30ca58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penanaman modal asing (PMA), pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan ketimpangan pendapatan terhadap tingkat pengangguran di provinsi-provinsi Pulau Sumatera. Penelitian menggunakan data panel dengan pendekatan fixed effect model untuk menangkap perbedaan karakteristik struktural antarprovinsi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa IPM, PMA, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, masuknya investasi asing, serta pertumbuhan ekonomi regional mampu mendorong penciptaan lapangan kerja. Sebaliknya, tingkat kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran, mencerminkan keterbatasan akses pendidikan, keterampilan, dan peluang kerja bagi kelompok miskin. Selain itu, ketimpangan pendapatan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pengangguran, yang menandakan adanya permasalahan struktural dalam distribusi kesempatan dan kualitas pekerjaan. Perbedaan nilai efek tetap antarprovinsi menunjukkan bahwa faktor struktural daerah turut memengaruhi variasi tingkat pengangguran di Pulau Sumatera. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penurunan pengangguran memerlukan kebijakan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembangunan manusia, pengurangan kemiskinan, serta penurunan ketimpangan pendapatan guna menciptakan penyerapan tenaga kerja yang lebih merata dan berkelanjutan.