Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Foundasi Ikon Golok Gumelem: Upaya Membangkitkan Pariwisata Susukan Banjarnegara Wijarnako , Raden Beny; Aryani, Ine Kusuma; Wakhudin, Wakhudin
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.681

Abstract

Menghidupkan kembagi Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara sebagai pusat industri golok berarti membangkitkan kembali desa ini sebagai destinasi wisata. Sebab, desa ini sudah lama menjadi produsen golok dan perkakas pertanian. Golok merupakan alat penting bagi masyarakat agraris. Di samping menjadi perkakas pertanian, golok memiliki nilai artistik sebagai benda seni tempa. Hal ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Keterampilan membuat kerajinan ini diperoleh masyarakat secara turun-temurun. Mereka umumnya memproduksi perkakas pertanian, khusus golok kerja. Produksi perkakas ini tidak pernah berhenti karena selalu dibutuhkan petani dan pekerja. Golok dapat menjadi pilihan menjadi ikon Kabupaten Banjarnegara, sebagai karena bercorak etnis sebagai ciri khas Banjarnegara. Upaya ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan usaha masyarakat, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan penguatan industri kerajinan tradisional, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dengan menjadikan Desa Gumelem sebagai komunitas yang Tangguh berbasis wisata. Kabupaten Banjarnegara perlu menyiapkan lembaga material “Center Perkakas” yang dapat menjadi mitra bagi para pengrajin, dalam menangani berbagai permasalahan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Program Desa Mitra ini meliputi: sosialisai, pelatihan, bimbingan teknis, pendampingan, fasilitasi, mediasi usaha, dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan program Desa Mitra ini menunjukkan semakin mengecilnya permasalahan usaha pengrajin perkakas pertanian, sehingga usaha masyarakat semakin berkembang serta memberi dampak positif terhadap keberadaan UMKM di Kabupaten Banjarnegara.