Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluation Of Indonesia Culture And Europe (Italian, Dutch & Polish) Culture Using Hofstede Globe, Trompenaars & Hampden Ariyanto, Budy; Darmawan, Rachmat; Nurhamdani, Budi; Christian, Daniel; Setiyawan, Fahmi; Pratiwi, Retno
Journal Management SMC Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Manajemen, Pariwisata dan Logistik
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata dan Logistik Lentera Mondial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3333/lbs.v11i2.84

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan bahwa secara garis besar dimensi budaya dapat didefinisikan oleh Hofstede, Globe dan Trompenaars & Hampden Turner. Dimensi individualisme membahas tingkat saling ketergantungan antar anggota masyarakat. Hal ini berkaitan dengan apakah citra diri seseorang didefinisikan sebagai “Aku” atau “Kita”. Perspektif dari sisi lain, mereka yang umumnya memiliki budaya skor tinggi mengambil pendekatan yang lebih pragmatis: mereka mendorong dalam upaya pendidikan modern sebagai cara untuk mempersiapkan masa depan. Peneliti mengkaitkan hubungan seperti apa hubungan yang dapat dideteksi antara jarak budaya dan migrasi lintas budaya. Bahwa penelitian ini membantu memahami sifat dan dampak migrasi tenaga kerja dalam cakupan organisasi bagi negara asal maupun tujuan di tingkatan industri ataupun korporasi. Peneliti telah mengkaji penggunaan model Hofstede pada industri yang sangat relevan. Asumsi ini dapat dilihat terdapat hubungan yang signifikan antara jarak budaya dan gaya kepemimpinan. Berdasarkan model Hofstede ini mengkaji perbedaan relatif antarbudaya berbasis nasional dalam enam dimensi, komparasinya mencakup power distance, individualism, masculinity, uncertainty avoidance, long term orientation, dan indulgence. Fokus dari kondisi ini ialah mendapatkan hasil yang beragam dalam praktik dan nilai. Berdasarkan penjelasan dan contoh perbandingan, bahwa orang India dan Indonesia memiliki kesamaan. Orang Indonesia dan India dibentuk dalam kelompok organisasi dengan tujuan mencapai kesuksesan, akan tetapi bagi Jerman terdapat banyak perbedaan budaya, yang menjadi dasar tentang jarak kekuasaan.