Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik Optimalisasi Sumber Daya Desa Pasca Bencana Melalui Pendidikan Produktivitas Pertanian, Ekonomi, Serta Pemulihan Sarana Dan Prasarana Desa Balelutu Kecamatan Ketambe: Penelitian Sabitah; Mika Sri Wa.3hyuni; Prastika; Wahyu Al Ikram Nasution; Muhammad Reza; Sri Isnaida; Makmur Hartono; Unchu Maiwanda; Khairul Anwar; Lesmana Rian Andika
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5374

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya desa pasca bencana melalui pendidikan produktivitas pertanian, penguatan ekonomi lokal, serta pemulihan sarana dan prasarana di Desa Balelutu, Kecamatan Ketambe. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pemulihan desa. Metode PkM meliputi tahap pemetaan kebutuhan, perancangan program, pelaksanaan edukasi dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan adalah petani, pelaku ekonomi produktif desa, perangkat desa, dan masyarakat terdampak bencana yang dipilih secara purposive. Data kegiatan diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, diskusi kelompok terarah, angket sederhana, serta dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola pertanian adaptif pasca bencana, meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana desa melalui keterlibatan masyarakat secara gotong royong. Pendekatan terpadu antara pendidikan produktivitas dan pemulihan fisik desa terbukti mampu mendorong kemandirian dan ketangguhan masyarakat pasca bencana.
Tinjauan Yuridis Perjanjian Kawin (Prenuptial Agreement) terhadap Perlindungan Harta Bersama dalam Pailit Sri Isnaida
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan di Indonesia tidak hanya dipahami sebagai hubungan emosional, tetapi juga sebagai institusi hukum yang menimbulkan akibat terhadap status, hak, dan kewajiban suami istri, termasuk dalam pengaturan harta. Dalam hukum perdata, perkawinan pada dasarnya menyebabkan penggabungan harta kedua pihak, kecuali ditentukan lain melalui perjanjian pranikah. Oleh karena itu, pengaturan harta menjadi penting guna memberikan kepastian hukum bagi pasangan serta perlindungan bagi pihak ketiga. Perjanjian perkawinan hadir sebagai instrumen hukum untuk mengatur aspek keperdataan tersebut, dengan memberikan kebebasan kepada pasangan dalam menentukan status dan batasan kepemilikan harta, baik sebelum maupun setelah perkawinan berlangsung. Perjanjian ini dapat mencakup pemisahan harta, pembagian hak dan kewajiban, serta perlindungan terhadap risiko ekonomi, termasuk dalam kondisi pailit. Dengan demikian, perjanjian perkawinan mencerminkan penerapan prinsip kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam KUHPerdata.