Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning di SDN 1 Pameungpeuk Garut : Penelitian Dwi Rivana; Ayu Puji Rahayu; Linda Herlinda; Asep Nurul Aripin; Ely Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5400

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut satuan pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kontekstual, dan bermakna. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mendukung tujuan tersebut adalah pendekatan deep learning, yang menekankan pada pemahaman mendalam, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning di SD Negeri 1 Pameungpeuk Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam Kurikulum Merdeka dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan konteks nyata di lingkungan sekitar peserta didik, serta penggunaan asesmen diagnostik dan formatif, menunjukkan bahwa penerapan kurikulum Deep Learning memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif pada siswa. Implementasi ini mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berfikir kritis, serta pemahaman konsep secara lebih mendalam. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa kesiapan guru dan keterbatasan sarana pendukung. Secara keseluruhan Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning di SDN 1 Pameungpeuk menunjukan potensi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar.