Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Netizens' Perception of Bunda Beach And Resort as a Tourism Destination on The Facebook Platform in Gunungsitoli: Penelitian Harefa, Afore Tahir; Zai, Marinus; Zebua, Herianto; Gea, Ivan Septrixie Fondarama
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5451

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi netizen tentang Bunda Beach and Resort sebagai destinasi pariwisata melalui analisis konten di platform Facebook di Gunungsitoli. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis postingan Facebook dan komentar netizen terkait Bunda Beach and Resort dari tahun 2023–2025 untuk memahami bagaimana pengguna media sosial memandang dan terlibat dengan tujuan secara online. Studi ini menggunakan analisis konten untuk memeriksa persepsi netizen berdasarkan aspek-aspek seperti daya tarik, fasilitas, kualitas layanan, dan citra tujuan secara keseluruhan, seperti yang tercermin dalam komentar dan interaksi mereka. Temuan tersebut menunjukkan bahwa netizen umumnya menunjukkan persepsi positif terhadap Bunda Beach and Resort, terutama mengenai keindahan alam dan daya tarik pariwisatanya. Postingan yang menyajikan visual yang menarik dan informasi yang jelas cenderung menerima keterlibatan yang lebih tinggi dalam bentuk suka, komentar, dan berbagi. Selain itu, studi ini menunjukkan bahwa Facebook memainkan peran penting dalam membentuk persepsi publik dan mempromosikan tujuan pariwisata lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman persepsi netizen dalam promosi pariwisata digital dan memberikan wawasan untuk meningkatkan strategi media sosial untuk pengembangan pariwisata di Gunungsitoli.
STUDENTS’ PERCEPTIONS OF THE CULTURAL APPROPRIATENESS AND SYMBOLISM BEHIND INNER GRADUATION ATTIRE: A COMPARISON BETWEEN INDONESIA AND FOREIGN COUNTRIES Waruwu, Pujawati; Laoli, Adieli; Harefa, Erlinhartayanti; Zebua, Herianto; Waruwu, Jethrialdo
Magister Scientiae Vol. 54 No. 1 (2026)
Publisher : Widya Mandala Surabaya Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/mgs.v54i1.8209

Abstract

This study examines undergraduate students’ perceptions of the cultural appropriateness, symbolic meaning, and cross-cultural awareness of inner graduation attire in Indonesian graduation ceremonies, particularly in comparison with practices abroad. A descriptive quantitative design was employed, involving twenty undergraduate students from Nias University selected through total sampling. Data were collected using a closed-ended questionnaire consisting of sixteen Likert-scale statements and analyzed by converting responses into percentages categorized as high, moderate, or low perception levels. The findings indicate that students generally hold strong and consistent perceptions regarding the cultural appropriateness and formality of inner graduation attire in the Indonesian context. Traditional clothing such as kebaya and batik is widely regarded as suitable, reflecting respect for academic institutions, cultural norms, and national identity. Participants also recognize the symbolic role of graduation attire in expressing cultural pride and belonging. However, some variation emerges in views of attire as a symbol of academic achievement, suggesting a distinction between symbolic representation and actual performance. Students demonstrate cross-cultural awareness by acknowledging differences between Indonesian and foreign graduation practices while expressing a preference for preserving local cultural values. Given the small, single-institution sample, the findings are context-specific and should be interpreted cautiously