Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect Of System Quality, Information Quality, and Network Quality on The Quality of Electronic Local Tax Information System Services (Si Pakde) In Restaurant Tax Payments at The Regional Revenue Agency of Jombang Regency Angrraeni, Natasya Dinda; Pradana, Galih Wahyu; Eprilianto, Deby Febriyan; Fitrie, Ravienda Anita
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 4, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18476639

Abstract

The implementation of the Electronic Regional Tax Information System (SI PAKDE) by the Jombang Regency Regional Revenue Agency (Bapenda) aims to improve the quality of regional tax services. However, there are indications that taxpayers still face technical obstacles in the form of unstable network connections, system delays, and inadequate information clarity. This study examines the influence of three dimensions of quality, application system quality, information content quality, and network infrastructure quality on the perception of SI PAKDE service quality. The research method uses a quantitative approach with the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique assisted by SmartPLS 4 software. The research sample consisted of 98 restaurant taxpayers who actively use SI PAKDE, selected through proportionate stratified random sampling. The results showed that simultaneously the three independent variables significantly influenced service quality with an R-square value of 0.865, which means these variables were able to explain 86.5% of the variation in service quality. Partially, it was found that network quality had a positive and most dominant influence on service quality (path coefficient 0.607; p = 0.000). System quality also had a significant effect, but with a lower magnitude (path coefficient 0.242; p=0.046). Conversely, information quality was found to have no significant effect on service quality in the context of restaurant taxpayers' use of the PAKDE Information System (path coefficient 0.114; p=0.354).
KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN MINYAK DAN GAS BUMI DI KABUPATEN BOJONEGORO Putri, Aulya Amanda; Putri, Melvin Aurelia Alina; Fanida, Eva Hany; Fitrie, Ravienda Anita
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1684

Abstract

Penelitian ini membahas pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH) migas di Kabupaten Bojonegoro yang dialokasikan untuk pembagian Dana Bagi Hasil Migas Kabupaten Bojonegoro. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui cara Bagi Hasil Migas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran berbagai sumber literatur yang relevan, seperti artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian sekolah dasar dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melibatkan berbagai pihak, seperti konsultan perencana, pengawas, dan kontraktor. Pengawasan dilakukan secara berjenjang oleh instansi terkait guna memastikan kualitas pembangunan. Meskipun demikian, pelaksanaan pembangunan masih menghadapi kendala teknis dan administratif. Secara umum, alokasi DBH migas memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses dan kualitas infrastruktur pendidikan dasar serta mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Kontribusi Dan Efektivitas PBB-P2 Dan BPHTB Terhadap PAD Kota Surabaya Periode 2020-2024 Ma'wa, Rikha Janatul; Anggraini, Eka Nur; Fitrie, Ravienda Anita; Fanida, Eva Hany
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8615

Abstract

Dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah, Pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membiayai pengeluaran pemerintah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah. PAD yang dimaksud diperoleh dari pengelolaan sumber daya yang tersedia di wilayah bersangkutan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Di antara sektor-sektor perpajakan lainnya, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan negara dan merupakan sumber penerimaan negara yang sangat menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis yang lebih komprehensif dengan mengevaluasi kontribusi dan efektivitas PBB-P2 dan BPHTB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui teknik studi dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari dokumen resmi pemerintah daerah berupa Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Surabaya yang dipublikasikan melalui laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBB-P2 memiliki tingkat efektivitas yang sangat tinggi dan konsisten, bahkan melampaui 100% selama pandemi (2020–2021). Di sisi lain, BPHTB menunjukkan ketidakstabilan dan kurang efektif pada awal pandemi, namun mengalami pemulihan yang signifikan seiring membaiknya pasar properti. Meskipun menghadapi tekanan ekonomi global, kedua pajak ini tetap menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah Surabaya.
ANALISIS KETERGANTUNGAN FISKAL DAERAH TERHADAP DANA TRANSFER PUSAT DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Syarifah, Lailatus; Putri, Khezia Aghata Fania; Fitrie, Ravienda Anita; Fanida, Eva Hany
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1786

Abstract

Penelitian ini melihat seberapa besar keungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini bergantung terhadap suntikan dana dari Pemerintah Pusat seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH). Masalah utamanya adalah tujuan awal desentralisasi ini sudah berjalan dengan waktu yang lama, daerah dengan kapasitas fiskal terbatas atau rendah seperti di daerah NTT nyatanya masih sangat mengandalkan transfer dana dari pusat kepada daerah tersebut untuk menjalankan roda pemerintahan. Dengan menggunanakan metode kuantitatif deskriptif, penelitian ini mengolah data seknder dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis penelitian ini berfokus pada perhitungan rasio ketergantungan dan kemandirian suatu daerah, serta melihat bagaimana transfer dana pemerintahan pusat ini bisa mempengaruhitotal pendapatan daerah dari tahun satu ke tahun yang lain. Hasilnya menunjukkan fiskal di NTT ini masih sangat dikuasai sama dana dari pemerintah pusat, terutama Dana Alokasi Umum (DAU). Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya masih rendah atau kemandirian fiskal didaerah NTT sendiri masih sangat rendah (bergantung) pada transfer dana dari pemerintah pusat dan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) tergolong masih sangat membantu fiskal daerah NTT dalam hal pembangunan sektor penting, namun peran Dana Bagi Hasil (DBH) ini masih terlihat kurang. Dari penelitian yang ada ini perlu diketahi bahwa bagian dari Indonesia ini masih ada yang mempunyai PR besar untuk mengooptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya dan mengelola fiskal daerah secara lebih mandiri agar tidak bergantung terhadap transfer dana dari pemerintah pusat.