Kodrat Insany Taqwim
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Interpretasi Kuantitas dalam Kontrak Lump Sum pada Proyek Konstruksi Pemerintah: Tinjauan dari Sisi Regulasi Hukum Konstruksi dan Audit Keuangan Kodrat Insany Taqwim
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Februari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i2.1669

Abstract

Dengan melihat dari sudut pandang auditor keuangan negara dan kontraktor, penelitian ini membahas perbedaan interpretasi tentang kuantitas kontrak lump sum pada proyek konstruksi pemerintah , dengan menelaah pandangan dari dua perspektif utama—auditor keuangan negara dan kontraktor. Studi ini menemukan kesenjangan penting dalam pemahaman kedua belah pihak tentang konsep kuantitas dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Auditor keuangan negara cenderung berfokus pada kepatuhan ketat untuk menjamin akuntabilitas dan mencegah kerugian negara. Mereka cenderung menginterpretasikan kontrak dan regulasi secara literal. Profil Risiko, dll. Sebaliknya, kontraktor menghadapi risiko finansial yang terkait dengan kontrak lump sum, sehingga mereka sering mengajukan klaim atau perintah perubahan untuk mengatasi situasi tak terduga. Perbedaan interpretasi menyebabkan konflik, inefisiensi proyek, dan kemungkinan peningkatan biaya. Ini juga berdampak pada akuntabilitas keuangan negara. Kompleksitas ini diperparah oleh kesulitan untuk menyelaraskan undang-undang di Indonesia; tumpang tindih antara peraturan negara dan standar FIDIC. Studi ini menunjukkan bahwa upaya besar diperlukan untuk mengatasi perbedaan interpretasi dengan mengembangkan kontrak yang lebih rinci, mengstandardisasi prosedur penanganan variasi, dan mengharmonisasikan regulasi yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi hukum, efektivitas, dan akuntabilitas manajemen proyek konstruksi.