Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Kearifan Lokal Untuk Siswa SMP Marwan Putra Laia; Sadiana Lase; Netti Kariani Mendrofa; Yakin Niat Telaumbanua
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5727

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal di UPTD SMP Negeri 4 Gunungsitoli dan diperoleh hasil bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa masih belum mencapai nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditentukan dan sumber belajar yang digunakan masih terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika berbasis Kearifan Lokal untuk siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IX dan guru matematika. Instrumen pengumpulan data meliputi angket validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket respon siswa dan guru, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli materi (97% dan 96%), ahli bahasa (95%), dan ahli desain (97%). Media juga dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon siswa pada uji perorangan (89%), uji kelompok kecil (81%), uji lapangan (90%), serta respon guru (96%). Dari segi keefektifan, modul mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 69% (kategori efektif) dan nilai rata-rata 76,03 (kategori tinggi). Kesimpulan penelitian ini adalah modul pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Disarankan agar guru memanfaatkan modul ini dalam pembelajaran dan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan modul serupa untuk materi yang lebih luas