Suriyaidulman, Mohammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Pencampuran Fly Ash Terhadap Sifat Fisik Dan Geokimia Potensi Pembentukan Asam Pada Batuan Potential Acid Forming Melalui Uji Kinetik Dengan Metode Humidity Cell Test Kadar, Muhammad Ilham; Ambasari, Ika Sartika; Saputra, Irpan; Suriyaidulman, Mohammad
Jurnal of Mining Insight Vol 4 No 1 (2026): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v4i1.348

Abstract

Air Asam Tambang (AAT) merupakan isu lingkungan kritis yang sering muncul pada kegiatan pertambangan yang melibatkan batuan dengan kandungan mineral sulfida. Salah satu pendekatan pencegahan AAT yang banyak diterapkan adalah metode pencampuran, yaitu mengombinasikan material Potential Acid Forming (PAF) dengan material Non Acid Forming (NAF) yang berfungsi menetralisir potensi keasaman. Fly ash umumnya kaya akan mineral-mineral silikat dan oksida alkalin yang mampu meningkatkan kapasitas penetralan bila dicampurkan dengan batuan PAF. Tahapan penelitian mencakup karakterisasi fisik dan geokimia material, dan uji kinetik untuk mensimulasikan perilaku jangka panjang. Selanjutnya, percobaan pembentukan air lindian dilakukan melalui metode Humidity Cell Test (HCT) dengan variasi ukuran butir PAF (halus dan kasar) serta proporsi penambahan fly ash sebesar 5%, 10%, dan 20%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi ukuran butir PAF tidak memberikan pengaruh berarti terhadap parameter kualitas air lindian yang terbentuk selama periode pengamatan. Sebaliknya, peningkatan persentase fly ash secara konsisten berperan signifikan dalam menambah kapasitas alkalinitas campuran dan meningkatkan kemampuan sistem dalam meredam pembentukan AAT. Campuran PAF dengan 20% fly ash menunjukkan kinerja paling efektif selama 10 minggu pengujian, ditandai dengan pH air lindian yang stabil pada kondisi netral serta penurunan konsentrasi unsur-unsur indikator oksidasi mineral sulfida. Temuan ini mengindikasikan bahwa fly ash berpotensi kuat menjadi material amelioran alternatif pada pengelolaan batuan penutup PAF, terutama pada lokasi tambang dengan keterbatasan NAF alami.