Pendahuluan: Low back pain merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia dan berdampak pada penurunan kemampuan fungsional serta kualitas hidup. Penggunaan analgesik jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi nonfarmakologi yang aman dan mudah diterapkan. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah kompres jahe hangat yang memiliki efek antiinflamasi dan analgesik alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres jahe hangat terhadap penurunan nyeri low back pain pada lansia di Kelurahan Tondo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pre and post control group. Populasi berjumlah 60 lansia, dan sampel berjumlah 38 lansia yang mengalami dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok perlakuan diberikan intervensi kompres jahe hangat selama lima hari berturut-turut dengan durasi 15 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri yang signifikan pada kelompok perlakuan setelah diberikan kompres jahe hangat (p < 0,05). Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada kelompok kontrol. Uji perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan bermakna setelah intervensi. Kesimpulan: Kompres jahe hangat efektif menurunkan nyeri pada lansia dan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologi dalam praktik keperawatan komunitas. Kata kunci : Kompres jahe hangat, Lansia,