Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU DAN PROKRASTINASI TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEMESTER V Wahyuni, Sri; Arniawan; Kindang, Ismunandar Wahyu
Nursing Arts Vol. 19 No. 1 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i1.78

Abstract

Manajemen waktu yang buruk juga sejalan dengan prokrastinasi yang dikarenakan tidak adanya penyusunan prioritas yang baik untuk kegiatan yang harus dilakukan yang dapat memepengaruhi indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan manajemen waktu dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) pada mahasiswa semester V. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa keperawatan semester V di Universitas Widya Nusantara sebanyak 220 orang dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 69 responden, dengan teknik pengambilan sampel proportional stratified random sampling. Analisis menggunakan uji statistisk Chi-Square Test. Hasil uji statistisk chi-square manajemen waktu terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) menunjukan nilai p=0,360 (p>0,05) dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) menunjukan nilai p=0,279 (p>0,05). Kesimpulan tidak ada hubungan manajemen waktu dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) pada mahasiswa keperawatan semester V.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Manajemen Perawatan Diri pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu: Penelitian Nia Sulistari Palugu; Arniawan; Matius Paundanan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5341

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius, sehingga memerlukan penanganan dan pengelolaan secara berkelanjutan. Upaya manajemen perawatan diri menjadi aspek penting dalam menjaga kestabilan tekanan darah serta menurunkan risiko terjadinya komplikasi. Keberhasilan perawatan diri tidak terlepas dari peran dukungan keluarga, baik dalam bentuk dukungan emosional, pemberian motivasi, maupun bantuan nyata dalam kepatuhan pengobatan dan penerapan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional serta menggunakan desain potong lintang (cross sectional). Jumlah populasi penelitian terdiri dari 783 pasien hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Dari populasi tersebut, ditetapkan sebanyak 89 responden sebagai sampel penelitian melalui teknik proportionate stratified random sampling agar setiap strata populasi terwakili secara proporsional. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% atau nilai signifikansi α = 0,05. Hasil analisis penelitian memperlihatkan adanya hubungan yang bermakna dengan tingkat kekuatan sedang antara dukungan keluarga dan kemampuan pasien hipertensi dalam melakukan manajemen perawatan diri. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,423 dengan signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) mengindikasikan bahwa peran keluarga memiliki kontribusi penting dalam mendukung perilaku perawatan diri pasien. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan manajemen perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu.
Pengaruh Pemberian Health Education terhadap Pengetahuan Remaja Putri terkait Pencegahan Keputihan di SMP Negeri 19 Palu: Penelitian Farah Rezki Nurkhaerani; Ni Nyoman Elfiyunai; Arniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5358

Abstract

WHO melaporkan bahwa sekitar 75% wanita di dunia pernah mengalami keputihan, sedangkan di Eropa sebesar 25%. Hasil wawancara terhadap 10 siswi menunjukkan 6 siswi pernah mengalami keputihan disertai rasa gatal namun menganggapnya sebagai kondisi normal, sementara 4 siswi belum mengetahui pengertian keputihan maupun cara pencegahannya. Kondisi ini dipengaruhi oleh minimnya pendidikan kesehatan di sekolah sehingga pengetahuan remaja putri terkait kesehatan reproduksi masih rendah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental. Populasi berjumlah 96 remaja putri, dengan sampel 51 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri setelah diberikan health education. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Simpulan: Health education efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan keputihan.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan pada Anak Usia 7-18 Tahun yang Akan Dilakukan Pemasangan Infus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian Puspita; Ahmil; Arniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5427

Abstract

Anak yang menjalani tindakan medis seperti pemasangan infus sering mengalami kecemasan akibat rasa takut dan lingkungan rumah sakit yang asing. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kecemasan anak adalah dukungan keluarga, dimana keluarga dapat memberikan rasa aman dan menurunkan kecemasan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan anak usia 7–18 tahun yang akan dilakukan pemasangan infus di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang akan di lakukan pemasangan infus di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah berjumlah 205 orang, dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 67 orang. Berdasarkan hasil analisis uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p = 0,658. Jika dibandingkan dengan tingkat signifikansi α = 0,05, maka p > 0,05, yang berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan anak dengan dukungan keluarga tinggi dan sedang. Dengan demikian, tingkat dukungan keluarga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kecemasan anak yang akan dilakukan pemasangan infus. Orang tua atau anggota keluarga diharapkan hadir selama prosedur dan memberikan dukungan emosional yang hangat, menenangkan, dan penuh perhatian sehingga anak merasa aman.
PENGARUH KOMPRES JAHE HANGAT TERHADAP PENURUNAN LOW BACK PAIN PADA LANSIA DI KELURAHAN TONDO : THE EFFECT OF WARM GINGER COMPRESSES ON REDUCING AMONG OLDER ADULTS IN TONDO VILLAGE Reza fahri, Fahri Reza; Elin Hidayat; Arniawan
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 14 No. 01 (2026): Vol. 14 No.1 , Januari 2026
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v14i1.889

Abstract

Pendahuluan: Low back pain merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia dan berdampak pada penurunan kemampuan fungsional serta kualitas hidup. Penggunaan analgesik jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi nonfarmakologi yang aman dan mudah diterapkan. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah kompres jahe hangat yang memiliki efek antiinflamasi dan analgesik alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres jahe hangat terhadap penurunan nyeri low back pain pada lansia di Kelurahan Tondo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pre and post control group. Populasi berjumlah 60 lansia, dan sampel berjumlah 38 lansia yang mengalami dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok perlakuan diberikan intervensi kompres jahe hangat selama lima hari berturut-turut dengan durasi 15 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri yang signifikan pada kelompok perlakuan setelah diberikan kompres jahe hangat (p < 0,05). Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada kelompok kontrol. Uji perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan bermakna setelah intervensi. Kesimpulan: Kompres jahe hangat efektif menurunkan nyeri pada lansia dan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologi dalam praktik keperawatan komunitas. Kata kunci : Kompres jahe hangat, Lansia,
Hubungan Motivasi Belajar dan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Tingkat Stres Akademik Siswa Kelas XI di SMA Negeri 3 Palu : Penelitian Felin Mariam Pagala; Bayu Eka Kurniawan; Arniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5533

Abstract

Stres akademik merupakan masalah yang sering dialami siswa akibat beban belajar yang semakin meningkat seperti tugas, dan tekanan prestasi. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya yang berperan dalam membantu siswa menghadapi tekanan akademik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres akademik pada siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palu yang berjumlah 458 siswa. Sampel berjumlah 82 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner motivasi belajar, dukungan sosial teman sebaya, dan stres akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan tingkat stres akademik (p = 0,001 < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres akademik (p = 0,001 < 0,05). Siswa dengan motivasi belajar tinggi dan dukungan sosial teman sebaya yang baik cenderung memiliki tingkat stres akademik yang lebih rendah. Motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat stres akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palu. Sekolah diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan memperkuat dukungan sosial teman sebaya melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan untuk menurunkan tingkat stres akademik.