Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen mutu pendidikan dalam meningkatkan kualitas Pesantren Syaikh Daud Al-Masrur Muara Bungo serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pimpinan pesantren, kepala sekolah MTs, guru, staf administrasi, santri, wali santri, serta masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu pendidikan diterapkan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Penerapan manajemen mutu tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kualitas proses dan sistem penyelenggaraan pendidikan yang tercermin dari meningkatnya kedisiplinan, kemandirian, akhlak, serta kemampuan keagamaan dan sosial santri. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan pesantren yang kuat, komitmen guru, serta dukungan wali santri dan masyarakat, sedangkan faktor penghambat utama berupa keterbatasan sarana dan prasarana. Meskipun menghadapi berbagai kendala lembaga mampu mengelolanya secara fleksibel melalui perbaikan bertahap sehingga proses peningkatan mutu pendidikan tetap berjalan optimal