-, Syihabuddin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Metode Penerjemahan Wacana Diplomasi Jepang Martawijaya, Asteria Permata; -, Syihabuddin; Sudana, Dadang; Sutedi, Dedi
Jurnal Soshum Insentif Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v8i2.2200

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan wacana diplomasi, dengan mengambil studi kasus pada konten diplomasi Jepang di media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa secara umum, gaya penerjemahan pada konten diplomasi Jepang di media sosial Jepang cenderung menggunakan metode communicative semantic. Metode komunikatif digunakan karena memprioritaskan kejelasan bagi pembaca Indonesia. Metode semantik digunakan karena penerjemah tetap ingin mempertahankan struktur makna tek sumber tanpa terlalu domestikasi. Gabungan metode menerjemahkan dapat digunakan dengan tujuan agar penerjemah dapat menghasilkan hasil penerjemahan yang mudah dipahami dan ideologi wacana yang tersirat dapat sampai dengan halus ke benak pembaca. Abstract This study aims to describe the translation methods used to translate diplomatic discourse, using a case study of Japanese diplomatic content on Instagram. The method used is descriptive qualitative. The analysis concludes that, in general, the translation style of Japanese diplomatic content on Japanese social media tends to use the communicative-semantic method. The communicative method is used because it prioritizes clarity for Indonesian readers. The semantic method is used because the translator wants to maintain the meaning structure of the source text without overly domesticating it. A combination of translation methods used to produce easily understandable translations and ensure that the implicit discourse ideology is conveyed smoothly to the reader.