Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Risk Priority Number (RPN) Menggunakan Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) Terhadap Hasil Inspeksi Airworthiness Putra, Rizky Aulia; Lestari, Aprilia Sakti Kusuma; Sari, Rafika Arum
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v4i2.177

Abstract

Keselamatan penerbangan merupakan aspek krusial yang dijaga melalui standar teknis dan prosedur inspeksi kelaikudaraan (airworthiness). Namun, hasil inspeksi masih berpotensi mengandung kegagalan baik teknis maupun administratif yang berdampak pada legalitas dan keselamatan operasi pesawat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi kegagalan pada hasil inspeksi kelaikudaraan serta menentukan prioritas risikonya menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Analisis dilakukan dengan menghitung Risk Priority Number (RPN) melalui tiga parameter, yaitu Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D). Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan personel inspeksi, dan telaah dokumen teknis. Hasil penelitian menemukan empat potensi kegagalan utama, yaitu kerusakan kursi cabin crew (RPN 150), dokumen pesawat hampir kedaluwarsa (RPN 140), laporan uji altimeter dan transponder (RPN 96), serta Slide Assy Escape mendekati kedaluwarsa (RPN 81). Berdasarkan temuan tersebut, kerusakan kursi cabin crew memiliki risiko tertinggi. Rekomendasi perbaikan mencakup digitalisasi dokumentasi, penerapan sistem pengingat otomatis, peningkatan pemeriksaan fisik kabin, serta integrasi metode FMEA ke dalam SOP inspeksi guna meningkatkan efektivitas pengawasan kelaikudaraan.
Study Perbandingan Evaluasi Performa Simulasi CFD Open-Source dan Komersial pada Airfoil NACA 0012 Jayadi, Muhamad; Lestari, Aprilia Sakti Kusuma
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 18, No 1 (2026): Februari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v18i1.3360

Abstract

Studi ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan pendekatan numerik dua perangkat lunak Computational Fluid Dynamics (CFD), yaitu ANSYS Fluent dan OpenFOAM, dalam memprediksi karakteristik aerodinamika airfoil NACA 0012 pada aliran inkompresibel. Simulasi dilakukan secara steady-state dengan kondisi batas yang diseragamkan, termasuk penggunaan vektor kecepatan pada inlet untuk menjaga konsistensi perbandingan, pada variasi sudut serang 0°, 10°, dan 15°. Parameter utama yang dianalisis meliputi koefisien gaya angkat (Cl) dan koefisien gaya hambat (Cd), yang kemudian dibandingkan dengan data eksperimen Ladson serta referensi numerik tervalidasi. Hasil menunjukkan bahwa kedua platform mampu mereproduksi tren aerodinamis utama sesuai teori klasik airfoil, yakni peningkatan linear Cl pada sudut serang rendah hingga menengah dan kenaikan non-linear Cd pada sudut serang lebih tinggi. Prediksi Cl menunjukkan deviasi relatif kecil terhadap referensi, sedangkan Cd lebih sensitif terhadap konfigurasi numerik seperti model turbulensi dan resolusi mesh. Secara keseluruhan, studi ini memberikan gambaran komparatif yang dapat menjadi dasar pertimbangan metodologis dalam analisis airfoil 2D.