Noverta, Ida
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KOLABORATIF DALAM MEMBANGUN BUDAYA ISLAMI DI SEKOLAH: PENDEKATAN PARTISIPATIF ANTARA GURU, ORANG TUA, DAN MASYARAKAT Sajadah, Melisa; Noverta, Ida; Meri, Wisna; Khoirisun, M.; Hartati, Meri; Afifatun, Siti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36170

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran kolaboratif antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk budaya Islami di lingkungan sekolah. Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi utama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan partisipatif, dengan melibatkan 150 peserta yang terdiri dari guru, orang tua, dan anggota masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan tahap identifikasi masalah, diikuti dengan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan analisis diskusi kelompok terarah (FGD) untuk menilai dampak dari kegiatan yang dilakukan. asil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam partisipasi orang tua, dengan 70% orang tua terlibat aktif dalam kegiatan sekolah setelah pelaksanaan program. Terbentuknya komunikasi yang harmonis antara pihak sekolah dan masyarakat, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pendidikan berlandaskan nilai keislaman tercermin dalam 80% responden yang melaporkan adanya peningkatan hubungan sosial dan spiritual. Selain itu, budaya religius yang terbentuk juga mendorong terciptanya lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan berkarakter. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan kasus pelanggaran tata tertib siswa hingga 40% dibandingkan sebelum program dijalankan. Dengan demikian, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci utama dalam menciptakan budaya sekolah Islami yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi perkembangan moral serta spiritual peserta didik. Abstract: This community service activity aims to strengthen the collaborative role between teachers, parents, and the community in shaping an Islamic culture within the school environment. Community empowerment is a key strategy for creating an educational ecosystem that focuses not only on academic aspects but also on the development of character and noble morals in students. This study used a participatory approach, involving 150 participants consisting of teachers, parents, and community members. The activity began with a problem identification stage, followed by outreach, training, and mentoring. Evaluation was conducted through direct observation, interviews, and analysis of focus group discussions (FGDs) to assess the impact of the activities carried out. The results of the activity showed a significant increase in parental participation, with 70% of parents actively involved in school activities after the program implementation. The establishment of harmonious communication between the school and the community, and growing awareness of the importance of education based on Islamic values, were reflected in 80% of respondents who reported improved social and spiritual relationships. Furthermore, the established religious culture also encouraged the creation of a comfortable, safe, and character-based learning environment. Evaluation results show a 40% decrease in student disciplinary violations compared to before the program was implemented. Thus, cross-stakeholder collaboration is key to creating a sustainable Islamic school culture that has a broad impact on students' moral and spiritual development.