Salsabilla, Aura Rizka
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jurnal ners

Pengaruh Resiliensi Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di Rs Mekar Sari Tahun 2025 Futriani, Elfira Sri; Salsabilla, Aura Rizka; Wijayanti, Puji
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55857

Abstract

Latar Belakang : Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis jangka panjang menghadapi berbagai masalah fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi yang dapat menurunkan kualitas hidup. Kondisi tersebut menuntut kemampuan adaptasi yang baik, di mana resiliensi berperan penting dalam membantu pasien bertahan dan menyesuaikan diri terhadap penyakit serta terapi yang dijalani. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resiliensi terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian melibatkan 41 responden pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dan dipilih sesuai kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah Brief Resilience Scale (BRS) untuk mengukur resiliensi dan KDQOL-SF untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RS Mekar Sari. Hasil uji Chi-Square memperoleh nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa pasien dengan tingkat resiliensi lebih tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan pasien dengan resiliensi rendah. Kesimpulan: Resiliensi berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, sehingga penguatan resiliensi perlu menjadi bagian dari intervensi keperawatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup pasien secara holistik.